SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Misi Menuju PON 2020

  • Reporter:
  • Jumat, 6 April 2018 | 15:48
  • Dibaca : 124 kali
Misi Menuju PON 2020
Pesepeda mengikuti ajang balapan di Nongsa beberapa waktu lalu. ISSI Kepri mulai menyusun strategi untuk tampil di PON 2020 Papua. /arrazy aditya

BATAM – Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kepri punya misi provinsi ini bisa berbicara banyak di PON 2020 Papua. Pengurus mulai menatap ajang yang masih dua tahun lagi itu, lalu menyiapkan strategi event sepeda diperbanyak dan harus ada pembinaaan atlet secara matang.

“Fokus kami menuju PON 2020. Karena aturan terbaru mengenai atlet yang boleh berlaga di ajang tersebut maksimal berusia 21 tahun,” ujar Kepala Bidang Event dan Humas Djohan Effendi, kemarin.

Strategi menuju PON bakal dibahas dalam Rapat Kerja Provinsi ISSI Kepri akhir pekan ini. Rakerprov menekankan pentingnya penyelenggaraan event atau kejuaraan sepeda di Kepri.

Setiap ISSI kabupaten/kota harus menggelar event rutin dan pelaksananya adalah klub atau komunitas sepeda di wilayah kerja masing-masing.

“Selain itu juga akan melakukan klasifikasi event sepeda yang diselenggarakan di daerah dan nantinya setelah diklasifikasi akan ditetapkan sebagai kejurda,” jelas pria yang akrab disapa dengan Joe.

Joe menekankan pentingnya penyelenggaraan kejurda sebagai bentuk pembinaan atlet sepeda. Pasalnya, Kejurda adalah upaya ISSI Kepri untuk mencari bibit-bibit atlet sepeda.

“Harus disadari jika ujung tombak pembinaan atlet sepeda ada di klub dan komunitas,” kata Joe.

Joe menuturkan ISSI Kepri harus bisa memfasilitasi pembinaan atlet sepeda melihat tujuan jangka panjang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020, karena prestasi maksimal bisa diraih dengan persiapan yang matang dan terencana. Artinya harus dipersiapkan secara jangka panjang.

Dalam rakerprov nanti ada beberapa tugas berat yang harus diemban oleh pengurus ISSI Kepri dan ISSI kabupaten/kota. Selain menyiapkan atlet untuk PON, juga harus mempersiapkan diri menjalani ajang Porprov di Tanjungpinang. Selain itu juga meminta ISSI kabupaten/kota menyiapkan atlet sepeda yang berusia maksimal 19 tahun.

“Ini dimaksudkan agar atlet Porprov nanti bisa juga dibina dan diturunkan dalam ajang PON 2020, merujuk pada syarat dan aturan pertandingan di PON,” ungkap Joe.

Dalam rakerprov nanti ISSI Kepri juga akan melakukan sosialisasi mengenai aturan-aturan baru yang diterapkan dalam pelaksanaan PON pada ISSI kabupaten/kota. “Ada dua gelaran yang akan dilaksanakan tahun 2018 ini. Pertama adalah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang digelar Juni mendatang, dan satu lagi adalah Pekan Olahraga Provinsi yang digelar Oktober,” katanya.

Pelantikan

Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kepri segera menggelar pelantikan pengurus untuk masa bakti 2017- 2020, yang akan dilaksanakan di Politeknik Pariwisata Batam, Sabtu (14/4).

Selain pelantikan pengurus ISSI Kepri juga menggelar rapat kerja provinsi (rakerprov) untuk membahas program kerja.

Ketua ISSI Kepri Daniel Samzon mengatakan pelantikan dan raker ini akan diharidi oleh pengurus ISSI kabupaten/kota. Selain itu juga akan dihadiri oleh klub dan komunitas sepeda.

“Agenda utama membahas mengenai atlet untuk PON 2020. Juga melakukan fungsi pembinaan atlet sepeda di Kepri,” kata Daniel. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com