SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Mubalig Diajak Melek Teknologi

  • Reporter:
  • Selasa, 17 Juli 2018 | 15:19
  • Dibaca : 55 kali
Mubalig Diajak Melek Teknologi
Kepala Kemenag Batam Erizal.

BATAM KOTA – Kalangan mubaligh atau penceramah di Batam diajak untuk melek teknologi. Para ustaz juga harus mengetahui bagaimana cara untuk memanfaatkan teknologi di dunia global seperti sekarang.

Pesan ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Erizal saat membuka pelatihan yang dihelat Persatuan Mubaligh Batam (PMB) tahun 2018 di Aula Kantor Wali Kota Batam, Senin (16/7/2018).

“Hari ini kita bicara teknologi global. Kami sangat berharap ustaz tidak boleh gaptek (gagap teknologi). Ustaz harus melek teknologi dan harus tahu bagaimana memanfaatkan teknologi,” tuturnya.

Erizal juga berharap ke depan masjid-masjid di Batam sudah memanfaatkan teknologi untuk kegiatan syiar agama. Seperti banyak masjid di Singapura yang sudah menggunakan teknologi untuk ceramah agamanya.

“Jadwal sudah dibuat jauh hari. Khotbah juga sudah disiapkan beberapa waktu sebelumnya. Jadi materi sudah bisa ditayangkan saat khotbah. Mudah-mudahan Masjid Agung di Tanjunguncang nanti, dan masjid besar lainnya di Batam bisa buat seperti ini. Sehingga Islam yang rahmatan lil alamin betul-betul bisa disampaikan ke masyarakat,” kata dia.

Hal ini diamini Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Menurut Rudi, sudah waktunya ceramah agama di Batam ini direkam. Ustaz tidak perlu khawatir bahkan rekaman seperti ini bisa dipakai sebagai bukti bila ada masalah ke depannya.

Selain diajak untuk melek teknologi, mubalig Batam juga diarahkan untuk membangun ekonomi. Kesejahteraan ini juga penting untuk para ustaz.

“Ekonomi bisa menentukan segalanya. Kalau mubalig ekonominya tidak sempurna, bisa mengganggu kerjanya. Kita bantu tapi tidak mencukupi karena PAD (pendapatan asli daerah) tidak cukup. Karena itu perlu berupaya meningkatkan ekonomi melalui wirausaha,” tuturnya.

Ketua Panitia Pelatihan PMB, Riama Manurung mengatakan pelatihan berlangsung dua hari, 16-17 Juli. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan dengan jumlah peserta 100 orang.

“Pelatihan diikuti 100 anggota PMB, dari 532 anggota PMB yang masuk daftar verifikasi. Kegiatannya bertahap, 100 orang, setiap tahun dibuat,” kata Kepala Bagian Kesra Setdako Batam tersebut.

Riama mengatakan pelatihan diisi tiga narasumber, nasional dan daerah. Narasumber nasional yang dihadirkan yakni Prof Ali Aziz, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya. Sedangkan narasumber lokal yaitu Ipda Puji Astuti Ketua P2TP2A dan Ketua PMB Maryono.

Adapun tema pelatihan kali ini adalah Meningkatkan Kualitas Mubalig dalam Menyongsong Era Teknologi Global. Tujuannya agar mubalig menyampaikan ke masyarakat tentang pemanfaatan teknologi secara positif.

“Kalau tidak baik, itulah awal kehancuran umat, khususnya anak. Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan hampir tiap tahun meningkat. Diharapkan dapat mengurangi tingkat kekerasan melalui ceramah-ceramah,” ujarnya.

Ketua Umum PMB, Maryono mengatakan jumlah mubalig Batam sebenarnya 1.117 orang. Namun yang dapat insentif dari Pemko Batam baru sekitar 550 orang.

“Yang sisanya sudah tergabung dalam IPIM (Ikatan Persaudaraan Imam Masjid) dan BMG TPQ (Badan Musyawarah Guru Taman Pendidikan Quran). Intinya sudah ter-cover semua. Hanya ada 11 orang yang tidak terverifikasi karena tidak hadir,” terang Maryono.

iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com