SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Muhammadiyah Ajak Parpol Jaga Iklim Politik

  • Reporter:
  • Senin, 16 April 2018 | 14:49
  • Dibaca : 124 kali
Muhammadiyah Ajak Parpol Jaga Iklim Politik

JAKARTA–Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengundang para pimpinan partai politik (parpol) pada Halaqah Kebangsaan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Kamis lalu (12/4).

Acara ini selain bertujuan menjalin silaturahmi antartokoh politik, juga untuk menghimpun gagasan dan meneguhkan komit men bersama dalam meningkat kan kualitas demokrasi.

Pimpinan parpol yang hadir antara lain Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PSI Grace Natalie, Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Presiden PKS Sohibul Imam, Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor, Ketua DPW NasDem DKI Jakarta Hasan Aminuddin, dan Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana.

Acara yang tertutup oleh liput an media ini dianggap penting karena menjadi media silaturahmi untuk saling mendekat kan antara pimpinan partai po litik dan partai politik. “Harapannya, kedekatan ini juga diikuti anggota partai politik,” ujar Ketua Umum PP Mu hammadiyah Haedar Nashir.

Haedar menambahkan, pada pertemuan tersebut semua pimpinan parpol sepakat, Indonesia harus dibangun berdasarkan tujuan bernegara dengan filosofi dan dasar negara Pancasila. Dengan demikian diharapkan fungsi pemerintah bisa melindungi hajat hidup rakyat, memajukan dan mencerdaskan.

Selain itu para pimpinan parpol juga merasa Halaqah Kebangsaaan ini merupakan media silaturahmi untuk merekatkan antarparpol serta diharapkan terjadi dalam hubungan antaranggota parpol.

“Bahwa semua parpol di Indonesia bisa berbeda tujuan dan cara mencapai targettarget politik, tapi semuanya sama, punya kekuatan dan perjuangan, yaitu untuk Indonesia satu,” ungkap Haedar seperti dilansirmenara62.com.

Haedar mengatakan, pada pertemuan tersebut para pimpinan parpol juga mengungkapkan perihal persoalan bangsa ini, antara lain korupsi, pemanfaatan sumber daya alam, kesenjangan sosial yang membuat rentan bangsa ini. Parpol dan kelompok kemasyarakatan sepakat bersama untuk menyelesaikan persoalan di atas secara bersama.

Parpol juga menyadari kontestasi politik pada 2018 dan 2019 sebagai proses demokrasi yang kons ti – tusional. Meski tiap parpol berbeda, mereka sepakat untuk bisa melakukan proses politik secara tertib sehingga bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan ongkos sosial, ongkos politik, dan ongkos ekonomi.

“Semua juga berharap tidak ada keretakan bangsa ini dengan polarisasi politik yang tidak perlu,” sebutnya. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti berharap Halaqah Kebangsaan ini bisa menjadi gerakan awal pertemuan tokoh parpol di Indonesia sehingga tercipta iklim politik yang kondusif.

“Menghimpun gagasan dan meneguhkan komitmen bersama para tokoh bangsa dalam meningkatkan kualitas demokrasi sebagai sistem dan mekanisme seleksi kepemimpinan nasional,” katanya. Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan Islam memiliki kesejarahan panjang dengan Golkar.

Menurut dia, kader Muhammadiyah ikut terlibat dalam pendirian Sekretariat Bersama (Sekber) Golkar. Bahkan kaderkader Muhammadiyah ikut terlibat dalam kepengurusan organisasi cikal bakal partai Golkar. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengapresiasi inisiatif Muhammadiyah menggelar Halaqah Kebangsaan.

“Kebersamaan, persaudaraan, saling menghormati, saling menghargai dalam kontestasi politik lima tahunan itu soal biasa, tetapi tetap harus saling menjaga diri, jangan saling mengadu domba, menjaga perasaan bangsa,” ujarnya.

Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, pertemuan ini tidak ada kaitan dengan dinamika politik beberapa hari ini karena Muhammadiyah mengundang jauh-jauh hari. “Buat kami ini kesempatan baik untuk sharing gagasan antar-parpol dan ormas. Semua parpol diberi kesempatan untuk berbicara bagaimana demokrasi ini bisa menjadi lebih kuat dan secara nasional bangsa ini menjadi maju,” ujarnya.

djaka susila

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com