SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Nakhoda KM Berkat Anugerah Ditetapkan Tersangka

  • Reporter:
  • Senin, 2 Juli 2018 | 16:16
  • Dibaca : 97 kali
Nakhoda KM Berkat Anugerah Ditetapkan Tersangka
ilustrasi

LINGGA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lingga menetapkan Haris, nakhoda KM Berkat Anugerah sebagai tersangka pada inisiden tenggelamnya kapal tersebut di perairan Tanjungdato, Lingga, Minggu (24/6) lalu.

Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Suharnoko mengatakan, penetapan tersangka itu setelah Polres Lingga melakukan gelar perkara terkait inisiden tersebut.

“Berdasarkan dua alat bukti yang didapat, yaitu keterangan saksi dan barang bukti berupa puing kapal yang tengelam, perkara ini dinaikkan ke tingkat penyidikan, kami menerapkan Pasal 303 UU RI Nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran subsider pasal 359 KUHP,” ujar Suharnoko, Sabtu (30/6/2018).

Suharnoko menyebut KM Berkat Anugerah tak memiliki izin angkut penumpang saat berlayar. Kapal tersebut merupakan kapal barang. Maka dalam hal ini nakhoda kapal melanggar aturan.

“Berdasarkan Pasal 303 tersebut setiap orang yang mengoperasikan kapal dan pelabuhan tanpa memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim dipidana dengan penjara maksimal 2 tahun dan denda maksimal Rp300 juta,” kata Suharnoko.

Jika perbuatan yang dimaksud pada pasal tersebut mengakibatkan kerugian harta benda maka akan dipidana dengan penjara maksimal 4 tahun dan denda maksimal Rp500 juta. Namun jika perbuatan tersebut mengakibatkan kematian seseorang maka akan dipidana dengan penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp1,5 miliar.

Diketahui, sebelumnya KM Berkat Anugerah bermuatan 10 ton kelapa, 5 ton pisang serta 9 orang penumpang, 3 ABK dan 1 nakhoda berangkat dari Nipah Panjang, Provinsi Jambi menuju Kota Batam karam di Laut Tanjung Dato, Kabupaten Lingga. Penumpang dan awak kapal tenggelam berhasil diselamatkan oleh MV Oceanna tujuan Dabosingkep-Batam.

Awalnya, MV Oceanna berhasil menyelamatkan 11 awak kapal dan penumpang, satu orang dinyatakan meninggal dunia, serta satunya sempat hilang. Setelah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Perairan Polres Lingga, satu orang yang hilang akibat kapal tenggelam itu berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

jamariken tambunan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com