SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Nasi Liwet Wangi Cocok untuk Berbuka Puasa

  • Reporter:
  • Senin, 29 Mei 2017 | 12:20
  • Dibaca : 641 kali
Nasi Liwet Wangi Cocok untuk Berbuka Puasa
Foto Teguh Prihatna.

Memasak nasi tak melulu dengan direbus dan dikukus tanpa rasa. Agar tak bosan menikmatinya, bisa juga dengan cara diliwet. Rasanya menjadi lebih gurih, aromanya wangi. Ellya menyajikan nasi liwet untuk makan siang keluarga. Untuk buka puasa pun tak masalah.

Seperti nasi uduk dan nasi lemak, nasi liwet memiliki rasa yang gurih. Ini karena bumbu di dalamnya hingga membuatnya lebih nikmat. Bedanya dengan kedua nasi sebelumnya, nasi liwet tidak menggunakan santan dalam proses memasaknya. Yang membuat gurih bukan santan, melainkan bawang merah dan bawang putih.

“Nasi liwet pakai bawang merah dan bawang putih yang diiris lalu ditumis. Baru dimasukkan dalam nasi yang ingin dimasak. Sama dengan nasi uduk, nasi liwet juga pakai sereh. Harumnya dari daun kemangi dan daun pandan,” kata Ellya di rumahnya di Tropicana Residence, Batam Centre, Kamis (25/5).

Ellya mengaku sering membuat nasi liwet untuk makan siang keluarga jika hari libur. Seperti Kamis (25/5) siang lalu, suami dan ketiga anaknya menyantap nasi liwet buatannya. Ellya menambahkan beberapa lauk sebagai teman nasi, seperti ayam goreng, ikan asin jambal roti, tempe dan tahu goreng serta lalapan segar mentimun, selada, dan petai bakar.

Untuk memasak nasi liwet, ia menggunakan penanak nasi listrik (rise cooker). Nasi liwet sebetulnya adalah nasi tanak yang hanya sekali masak. Cara tradisional memasak nasi biasanya melalui dua tahap: ditanak (diliwet), lalu dikukus. Sedangkan nasi liwet hanya dimasak sekali menggunakan ketel tembaga. Tapi kini, dengan rice cooker, memasak nasi jadi lebih mudah dan cepat.

Nasi liwet dikenal berasal dari Solo, Jawa Tengah sebagai makanan kenduri atau upacara selamatan. Namun masyarakat di beberapa daerah juga mengenal nasi ini, seperti Jawa Barat. Berbeda dengan di Solo yang menggunakan daun pandan sebagai pengharum, nasi liwet ala orang Sunda menggunakan daun kemangi.

Ellya sepertinya ingin menggabungkan dua resep tersebut. Ia memasukkan kedua daun wangi itu ke dalam nasi liwetnya. “Saya biasanya pakai daun kemangi.

Bisa juga dua-duanya dimasukkan. Jadi tambah wangi. Daun kemangi wanginya segar, daun pandan wanginya gurih,” kata wanita yang bekerja sebagai Sales Manager Orchard Park Batam ini.

Di bulan Ramadan ini, nasi liwet juga bisa menjadi menu buka puasa. Selain praktis, nasi liwet dengan berbagai kondimennya cukup memenuhi kebutuhan nutrisi sehabis puasa seharian. Ada protein dari ayam goreng, tempe dan tahu, dan ikan asin.

Di dalam nasinya pun dicampurkan ikan teri. Lalu vitamin dari lalapan sayuran segar. Untuk menambah selera makan keluarga, Ellya melengkapinya dengan sambal goreng terasi. Sedap.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com