SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Nasib Anggota Komisi II DPRD Bintan Arif Jumana Ada di DPP PAN

  • Reporter:
  • Rabu, 3 Mei 2017 | 09:05
  • Dibaca : 667 kali
Nasib Anggota Komisi II DPRD Bintan Arif Jumana Ada di DPP PAN
Arif Jumana

SERI BENTAN – Badan Kehormatan (BK) DPRD Bintan tidak memiliki kewenangan melaksanakan penggantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Arif Jumana.

Ketua BK DPRD Bintan Nesar Ahmad mengatakan, kewenangan melaksanakan PAW dimiliki oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAN Bintan. Pihaknya hanya bisa memberitahukan kepada Fraksi PAN DPRD Bintan, untuk disampaikan kepada DPD PAN, terkait kasus hukum melilit Arif Jumana dan tindakan partai kepada yang bersangkutan.

“Apakah akan di PAW atau tidak, itu ranahnya DPD PAN, bukan BK,” ujar Nesar di Bandar Seri Bentan, Selasa (2/5).

BK memiliki kewenangan melaksanakan PAW terhadap Arif Jumana, kata Nesar, apabila yang bersangkutan dalam mengkonsumsi narkoba di Kantor DPRD Bintan. Namun dalam kasus Arif Jumana, tertangkap basah nyabu di rumahnya, bukan di Kantor DPRD Bintan. “Kalau di kantor, itu mencemarkan nama baik institusi, kita bisa mem-PAW,” katanya.

Untuk memastikan status penahanan Arif, pihaknya akan membesuk yang bersangkutan di Lapas Narkoba Tanjungpinang, sekaligus meminta salinan surat perintah penahanan dikeluarkan Mahkamah Agung (MA).

“Berdasarkan surat dari MA tersebut, kita buat surat ke Fraksi PAN untuk melaksanakan tindakan,” terangnya.

Ketua DPD PAN Bintan Hesty Gustrian yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Bintan mengatakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memecat ataupun melakukan PAW terhadap Arif Jumana selaku anggota DPRD Bintan. Karena kewenangan tersebut di tangan DPP PAN di Jakarta. “Kewenangan tersebut ada di tangan DPP bukan di ranah DPD,” ujar Hesty.

Pihaknya mengutus dua pengurus DPD untuk menemui Arif yang kini ditahan di Lapas Narkotika Tanjungpinang batu 18 Kijang. “Dua pengurus kita utus untuk menanyakan kronologis kasus hukumnya, setelah itu hasilnya akan kami bahas di tingkat DPD dulu untuk dilanjutkan ke DPP,” katanya.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPRD Bintan Arif Jumana dieksekusi Tim Eksekutor dari Kejari Tanjungpinang dan dijebloskan ke Lapas Tanjungpinang di batu 18 Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (18/4) lalu.

Eksekusi terpidana satu tahun penjara itu karena menggunakan atau mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Eksekusi dilakukan karena kasasi terdakwa ditolak MA dan berkekuatan hukum tetap.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Harry Ahmad Prabudi SH melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Tanjungpinang Supardi SH mengatakan, yang bersangkutan memenuhi panggilan kedua Jaksa. Dengan kedatangan yang bersangkutan, pelaksanaan eksekusi dilaksanakan.

Arif Jumana ditangkap anggota Satnarkoba Polres Bintan di kawasan Kolam Renang, Seilekop Bintan, bersama dua rekan wanitanya, Suhartini dan Sherli (warga sipil) pada 9 September 2014. Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan paket sabu dan alat hisap.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com