SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Nasihan Pakai Uang Rp55 Miliar Askes Beli Rumah di Gunung Kidul

Nasihan Pakai Uang Rp55 Miliar Askes Beli Rumah di Gunung Kidul
Saksi Mohammad Nasihan saat memberikan keterangan terhadap terdakwa Syafei dalam sidang korupsi Askes Batam di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang, Senin (12/3/2018). F muhammad bunga ashab Bunga Ashab

PINANG – Mohammad Nasihan, terdakwa perkara dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang sebesar Rp55 miliar Askes PNS Batam, akhirnya hadir dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang, Senin (12/3/2018) setelah dua kali mangkir.

Terdakwa yang juga merupakan kuasa hukum PT BAJ ini diperiksa sebagai saksi terhadap terdakwa Syafei dalam sidang lanjutan perkara korupsi Askes Pemko Batam. Di hadapan majelis hakim, Nasihan mengaku mengambil uang Rp55 miliar itu, sebagian digunakan kepentingan pribadi untuk membeli rumah, mobil, dan tanah.

Dalam persidangan, Jaksa Penutut Umum (JPU) Mochammad Reza, Sigit Prbowo, dan Alinaex Hasibuan menanyakan terkait uang Rp55 miliar dipindahkan untuk apa. Reza menanyakan apakah uang Rp55 miliar seharusnya digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban pihak PT BAJ kepada pihak Pemko Batam. “Sampai menunggu proses hukum sampai final. BAJ memberikan jaminan uang itu buat jaminan pembayaran sebagian kewajiban BAJ kepada Pemko Batam,” kata Nasihan.

Reza lalu menanyakan apakah saksi mengetahui asal mula dana yang ada di rekening bersama. Lalu, jawab Nasihan, yang jelas uang itu dari kliennya (PT BAJ) untuk membayar sebagian kewajiban kepada Pemko Batam. “Uang Rp55 miliar jaminan pembayaran setelah perkaranya tuntas. Artinya supaya gugatan tidak sia-sia, uang itu untuk mengamankan kepentingan klien saya,” ujarnya.

JPU menyampaikan uang Rp55 miliar itu dipindahkan oleh saksi lebih dari 30 kali dari rekening bersama ke rekening atas nama Nasihan. Atas dasar apa saksi melakukan pemindahan uang itu. “Uangnya diamankan, saya amankan dan ambil. Saya melakukan penarikan, masuk ke rekening mana saja, suka-suka saya. Ketentuan yang mana saya salahi, kalau dilarang saja tidak ada,” kata Nasihan.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com