SINDOBatam

Feature+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Natuna Butuh Rumah Sakit hingga Bandara Internasional

  • Reporter:
  • Senin, 17 Februari 2020 | 10:32
  • Dibaca : 58 kali
Natuna Butuh Rumah Sakit hingga Bandara Internasional
Perwakilan masyarakat Natuna menyerahkan surat terbuka untuk Presiden RI Joko Widodo kepada Menko PMK Muhadjir Effendy di Gedung Sri Srindit Ranai, Sabtu (15/2) malam. /SHOLEH ARIYANTO

NATUNA – Masyarakat Natuna mengirim surat terbuka untuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Surat ini dikirim langsung melalui Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Gedung Sri Srindit Ranai, Sabtu (15/2) malam.

Sebelum diserahkan ke Menko PMK, surat itu terlebih dahulu dibacakan di hadapan publik oleh masyarakat yang diwakili oleh Ketua KNPI Natuna, Hariadi. Dalam surat ini, ada sembilan poin yang merupakan keinginan warga setempat.

“Surat ini kami serahkan ke Pak Menteri agar dapat disampaikan kepada bapak Presiden,” ujar Hariadi usai membacakan isi surat tersebut.

Adapun sembilan poin yang menjadi keinginan warga yakni menjadikan Natuna sebagai poros maritim NKRI dan membangkitkan kejayaan jalur sutera di Laut Natuna Utara. Kemudian pemerintah diminta membangun fasilitas dan memberdayakan pemuda Natuna agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah dan bangsa di perbatasan ujung utara NKRI. Poin berikutnya memberikan perlindungan terhadap ekosistem laut Natuna Utara serta pemberdayaan UKM masyarakat nelayan Natuna.

Selain itu, warga ingin Pemerintah menjadikan Sekolah Tinggi Agama Islam Natuna menjadi Universitas Negeri dan membangun Politeknik Maritim di Natuna guna peningkatan sumberdaya manusia Natuna sebagai masyarakat maritim di daerah terluar NKRI. Selanjutnya membangun rumah sakit bertaraf internasional di Natuna, membangun infrastruktur pariwisata di Natuna, membangun pabrik pengelolaan cengkeh, kelapa dan karet serta memberdayakan masyarakat petani Natuna, membangun bandara sipil bertaraf internasional dan membuka jalur penerbangan internasional di Natuna sebagai garda terdepan NKRI. Terakhir, menjadikan Natuna sebagai Provinsi Khusus dalam rangka mempercepat pembangunan wilayah perbatasan ujung utara NKRI.

Menerima surat ini, Muhadjir berjanji akan menyampaikan keinginan warga tersebut kepada Presiden dan semua keinginan tersebut dapat terwujud untuk kesejahteraan masyarakat Natuna khususnya.

“Amanat ini akan saya sampaikan kepada Bapak Presiden, semoga mendapatkan respons dan kemanfaatan besar bagi kemajuan bangsa, khususnya masyarakat Natuna,” kata Muhadjir.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com