SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Natuna Rintis Program Tera Ulang Mandiri

Natuna Rintis Program Tera Ulang Mandiri
ilustrasi

NATUNA – Pemkab Natuna siap menekan praktik curang dalam jual beli yang kerap mengakali timbangan. Praktik itu bisa dihindari lewat program tera ulang mandiri yang baru dirintis Natuna.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Natuna memantapkan program tera ulang mandiri sejalan dengan surat keputusan bersama Menteri Perdagangan dan Menteri Dalam Negeri yang meminta daerah bisa tera ulang paling lambat 31 Desember 2018.

Surat keputusan bersama itu keluar setelah UU N0.23/2014 tentang Pemda terbit dan mengatur kepindahan wewenang metrologi timbangan dari Pemprov ke Pemda.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Usaha Mikro (Disperindagkop) Natuna Helmi Wahyuda menjelaskan anggaran tera ulang sudah disiapkan dalam APBD 2017. Meski demikian, persiapan menggelar tera ulang mandiri masih harus bertahap.

Sebab, Natuna masih kekurangan petugas tera sehingga harus meminjam dari kabupaten lain lewat kerja sama yang masih dalam penjajakan.

Adapun tahap awal sekaligus melanjutkan tera ulang dari tahun sebelumnya, sebanyak 15 kecamatan akan digelar sidang tera ulang tahun ini. Sementara tera ulang demi melindungi konsumen di Natuna.

“Tahun ini kami dalam tahap persiapan menuju tera ulang mandiri. Tahun depan tidak ada lagi MoU. Prasarana dan SDM harus sudah dipersiapkan sendiri,” ujar Helmi, kemarin.

Untuk menyiasati petugas tera, tahun ini Natuna akan menjalin kerjasama dengan salah satu kabupaten di Kepri karena Disperindagkop masih kekurangan petugas dan pengamat tera.

Persiapan juga termasuk mengirim PNS dinas untuk ikut pendidikandan pelatihan penera selama lima bulan pada tahun lalu. 2017 Natuna mengirim lagi satu pegawai ke Bandung untuk ujian kompetensi di Bandung.

Di luar petugas, Dinas juga mempersiapkan pengadaan alat tera ulang pada tahun ini sejalan persiapan tera ulang dalam waktu dekat.

“Jika tidak ada halangan, pelaksanaan sidang tera ulang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Tujuannya agar alat ukur timbang milik pedagang terpantau dengan benar dan tidak ada kecurangan dalam jual beli,” tutupnya.

Untuk diketahui, beberapa kabupaten kota di Kepri yang sudah mandiri menggelar tera ulang adalah Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com