SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Negosiasi Buntu, Penggusuran di Tanjunguma Batal

Negosiasi Buntu, Penggusuran di Tanjunguma Batal
Tim terpadu berusaha menembus blokade warga. Foto Arrazy Aditya.

BATAM – Rencana Tim Terpadu membongkar 50 rumah di lahan seluas 3 hektare di Bukit Timur Tanjunguma, Lubukbaja, kemarin gagal. Warga bertahan dan negosiasi buntu sehingga penggusuran di lahan milik PT Wira Natama batal.

Kemarin, Tim Terpadu menurunkan sekira 700 personel, terdiri dari Satpol PP, Ditpam BP Batam, Polisi, dan TNI. Mereka sudah tiba di lokasi sejak pukul 09.00. Sekira pukul 11.00 tim terpadu mulai memasuki lokasi yang akan digusur.

Kedatangan Tim Terpadu ini mendapat hadangan dari warga. Tidak hanya kaum pria, sejumlah perempuan juga ikut menghadang petugas dan alat berat dengan membentuk pagar betis dan lantunan salawat.

Saling dorong antara petugas dan warga tak terelakkan, namun tak sampai memicu gesekan.

Negosiasi sempat dilakukan Tim Terpadu dengan Yusuf, perwakilan warga. Namun hingga satu jam, tak kunjung mencapai kesepakatan.

Warga ngotot bersedia pindah jika kompensasinya sesuai dengan yang mereka inginkan, yakni uang ganti rugi Rp70 juta dan kavling untuk setiap rumah.

Sementara pihak perusahaan, PT Wira Natama hanya menawarkan uang ganti rugi Rp3,3 juta dan kavling. Namun tawaran itu dinilai tanpa etika, karena pihak perusahaan tidak pernah bertemu langsung dengan warga.

“Uang yang mereka berikan (Rp3,3 juta) tidak manusiawi. Kandang kambing saja lebih dari Rp3 juta kalau kita buat,” kata Yusuf.

tommy purniawan/tengkubayu/fadhil

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com