SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Nelayan Kecewa Harga Ikan di Pasar Terlalu Tinggi

  • Reporter:
  • Rabu, 26 September 2018 | 15:12
  • Dibaca : 68 kali
Nelayan Kecewa Harga Ikan di Pasar Terlalu Tinggi
Ilustrasi Dok SINDO BATAM

NATUNA – Sejumlah nelayan Natuna mempertanyakan harga ikan yang berbeda jauh antara di hulu dan hilir. Mereka menilai, pihak di hilir mendapatkan keuntungan sangat besar.

Nelayan Pulau Tiga Tarman mengaku heran dengan perbedaan harga ikan yang dijual nelayan dengan di pasar. Perbedaan harga dinilainya terlalu jauh. Ia menilai kondisi harga seperti ini merugikan nelayan dan masyarakat selaku konsumen yang mengonsumsi ikan.

“Satu hal yang kami rasa tidak wajar, perbedaan harga ikan di nelayan dan di pasar terlalu jauh. Harga ikan dari nelayan paling mahal cuma Rp30 ribu per kilo tapi di pasar bisa dijual sampai Rp100 ribu. Kasihan pembelinya,” kata Tarman di Natuna Hotel dalam acara Sosialisai Pemberdayaan Nelayan, Senin (24/9/2018).

Disparitas harga ini juga berpengaruh pada semangat nelayan dan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial. “Dan saya rasa, kami wajar iri dengan perbedaan harga ini. Kami susah payah mencari ikan dengan bertaruh nyawa melawan badai, gelombang tinggi, dan dengan operasional besar dapat harga kecil. Sementara mereka yang sekadar menunggu di pasar, menjualnya dengan harga mahal. Ini kami rasa kurang seimbang,” kata Tarman.

Dengan begitu, ia berharap pemerintah membuat aturan yang solutif dan berpihak kepada nelayan. “Kami ingin ada semacam aturan yang jadi penyeimbang harga,” tegasnya.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Natuna Helmi Wahyuda membenarkan terjadinya perbedaan harga ikan. Ia mengaku prihatin pada nelayan yang mendapatkan keuntungan kecil dari hasil jerih payahnya.

“Kami turut prihatin dengan nasib nelayan. Kami segera merancang regulasi untuk mengurangi disparitas harga ini dan kami akan menitikberatkan aturan itu untuk keuntungan nelayan. Kami juga menilai keadaan ini sebagai hal tidak wajar,” ujarnya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com