SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ngatimin Irit Bicara, Polisi Sulit Ungkap Kasus

  • Reporter:
  • Jumat, 14 September 2018 | 10:09
  • Dibaca : 136 kali
Ngatimin Irit Bicara, Polisi Sulit Ungkap Kasus
ilustrasi

PINANG – Jajaran Polsek Bukit Bestari terus menyelidiki kasus dugaan penculikan anak oleh Ngatimin (32). Polisi kesulitan meminta keterangan Ngatimin karena terduga pelaku tidak kooperatif dalam menjalani pemeriksaan. Polisi terpaksa membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang.

“Jawabannya tidak pernah nyambung saat kita periksa, tidak mau bicara dan tak mau makan makanya dibawa ke RSUD Tanjungpinang untuk diperiksa kesehatannya,” kata Kapolsek Bukit Bestari Kompol Arbaridi Jumhur saat ditemui di kantornya, Kamis (13/9/2018).

Jumhur menyampaikan, untuk saat ini terduga pelaku diperiksa kesehatannya oleh dokter umum. Setelah keluar hasilnya, Ngatimin kembali dibawa ke Mapolsek Bukit Bestari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kalau sudah keluar hasilnya dan dia sehat-sehat saja kita akan periksa lagi,” kata dia.

Setelah diperiksa kesehatannya, apabila Ngatimin masih tidak mau memberikan keterangan terkait dugaan penculikan bocah SD berinisial Kk (9) polisi akan membawa Ngatimin ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) untuk diperiksa kejiwaannya.

“Kalau masih tidak mau bicara saat diperiksa, baru kita bawa untuk diperiksa kejiwaannya untuk mengetahui kondisi kejiwaannya,” ujar Jumhur.

Sejauh ini, kata Jumhur, pihaknya belum bisa memutuskan apakah Ngatimin akan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka telah meminta keterangan sebanyak empat orang terkait dugaan penculikan anak yang dilakukan Nagtimin.

“Yang jelas kita masih dalami dulu, belum bisa ditetapkan sebagai tersangak karena jawabannya masih tidak nyambung,” ujar dia.

Sebelumnya, Ngatimin diduga hendak menculik siswi berinisial Kk (9), siswa SD 019 Madrasah Raudatul Mushallin, Jalan Sultan Mahmud, Gang 45, Kelurahan Tanjungunggat Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Rabu (12/9) sore. Ngatimin langsung diamankan warga saat hendak mendekati siswa yang duduk di bangku kelas IV SD 019 tersebut.

muhamamd bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com