SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Nilai Ekspor Kepri Tumbuh 192,78 persen

  • Reporter:
  • Rabu, 3 Juli 2019 | 11:43
  • Dibaca : 88 kali
Nilai Ekspor Kepri Tumbuh 192,78 persen
Ilustrasi. DOK SINDOBATAM

PINANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat kegiatan ekspor di Provinsi Kepri pada Mei 2019 tumbuh signifikan sebesar 192,78 persen dibandingkan April 2019. Di mana sebelumnya hanya sebesar USD418,47 juta menjadi USD1.225,20 juta.

Kepala BPS Kepri Zulkipli mengatakan, kenaikan yang signifikan nilai ekspor Kepri pada Mei 2019 dibanding April 2019 disebabkan naiknya ekspor di sektor migas yang mencapai USD518,68 juta atau naik 128,92 persen, sedangkan ekspor nonmigas mencapai USD706,52 juta atau naik 268,18 persen.

“Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar Mei 2019 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) sebesar USD252,52 juta,” katanya di Tanjungpinang, kemarin.

Menurut Zulkipli, bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, ekspor Kepri masih mengalami penurunan sebesar 1,47 persen, yaitu dari USD1.243,52 juta menjadi USD1.225,20 juta.

Penurunan nilai ekspor pada Mei 2019 dibanding Mei 2018 tahun lalu, dikatakannya, disebabkan oleh turunnya ekspor di sektor nonmigas yakni turun sebesar 12,49 persen.

“Total ekspor kumulatif bulan Januari-Mei 2019 Kepri adalah sebesar USD4.249,84 juta, turun sebesar 18,93 persen dibanding Januari-Mei 2018,” tuturnya lagi.

Ia juga menambahkan, bahwa ekspor Kepri yang terbesar masih ke Singapura pada bulan Mei 2019, yakni mencapai nilai terbesar dengan total USD739,44 juta, sedangkan secara kumulatif Januari-Mei 2019 mencapai USD2.555,32 juta dengan kontribusi mencapai 60,13 persen.

Sementara, nilai ekspor terbesar menurut pelabuhan utama di Kepri pada bulan Mei 2019 yaitu Pelabuhan Batu Ampar dengan nilai ekspor USD380,08 juta. Nilai ekspor tersebut mengalami kenaikan 364,64 persen jika dibandingkan dengan bulan April 2019.

“Sedangkan total ekspor kumulatif dari Januari-Mei 2019 terbesar melalui Pelabuhan Tarempa, yaitu sebesar USD1.142,22 juta,” ujarnya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com