SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Nongkrong di Kafe Merah Jambu

  • Reporter:
  • Jumat, 22 Desember 2017 | 21:19
  • Dibaca : 309 kali
Nongkrong di Kafe Merah Jambu
Pengunjung menikmati sajian dari Myl Cafe.

Akhir pekan biasanya seru diisi dengan nongkrong bareng keluarga atau sahabat. Namun, mencari tempat nongkrong yang nyaman memang tak mudah. Meski di Batam kafe baru terus bermunculan, tak semuanya menarik dan nyaman. Tapi tak ada salahnya anda mencoba datang ke Myl Cafe.

Kafe mini yang terletak di Jalan Teratai, Baloi ini menawarkan warna yang cerah. Sentuhan merah jambu yang diaplikasikan untuk desain interior membuat suasana lebih hidup dan tak monoton. Dulu Myl ini merupakan butik yang memajang koleksi fesyen. Sementara kafe tersebut dihadirkan untuk para konsumen yang datang ke butik.

“Banyak customer yang datang makanya kami bikin kafe untuk bersantai,” kata Martha Yuliana Lie pemilik Myl.

Namun, seiring berjalan waktu Martha malah menyajikan konsep kafe baru di Batam. Dia menyebutnya konsep tea house. Pelanggan yang datang tak hanya melengkapi fesyen tapi juga mengisi kebutuhan kuliner.

Martha mengatakan saat ini warna dasar kafe tersebut berubah. Dulu didominasi warna hitam dan putih. Sehingga Kesan kesannya simpel, tapi eksklusif. Konsepnya juga dulu minimalis. Sekarang, warna merah jambunya membuat suasana jadi cerah dan ceria. Kafe ini cocok untuk jadi tempat party atau arisan.
Perubahan warna atau konsep yang dilakukan bertujuan agar pengunjung tidak bosan. Penyegaran, setelah tiga tahun warnanya hitam-putih. Ide mengganti konsep dan warna ini didapat Martha saat traveling ke berbagai negara. Menurutnya hampir di beberapa negara menggunakan warna merah jambu untuk sebuah kafe.

“Saya senang hangout dan travel. Jadi kalau lagi travel saya pasti hangout. Di Korea, Thailand, dan Singapura sudah banyak kafe dengan warna merah jambu,” ujarnya.

Kafe ini letaknya agak ke dalam dari arah jalan raya. Tetapi gedung yang dicat hitam memudahkan orang yang mencarinya. Begitu kaki melangkah masuk ke kafe, warna merah jambu terang langsung tertangkap mata.

Pada sisi kiri pintu masuk, terdapat ayunan yang terbuat dari rotan. Ayunan ini salah satu spot untuk berfoto para pengunjung. “Sekarang pengunjung cewek kalau datang biasanya foto disana,” katanya.

Pada bagian depan kafe, kursi-kursi santai disusun dengan rapi. Kursi itu dilengkapi dengan meja warna merah jambu. Pada barisan selanjutnya terdapat kursi plastik mini berwarna putih menerawang, merah jambu dan biru. Kesan manis juga tertangkap dari setiap meja yang dihiasi dengan vas bunga mini berwarna senada dengan bunganya.

“Kalau ada warna hijau sedikit itu untuk mencerahkan mata yang memandang sehingga nggak sumpek,” kata perempuan yang akrab disapa Myl ini.

Sementara pada sisi sebelah kanan, terdapat kursi dari keramik yang senada dengan warna kafenya. Kemudian meja-meja yang digunakan juga cukup unik. Meja tersebut terbuat dari drum yang sudah tak terpakai. Martha mengubah drum tersebut menjadi meja-meja dengna gaya klasik.

Menurut Martha, ide merombak drum itu datang dari sang ayah yang seorang kontraktor. Ayahnya tertarik saat melihat drum-drum tersebut sehingga ia berpikir untuk membuat kreasi yang menarik. Tepat pada dinding di samping meja-meja drum itu Martha meletakkan tulisan Myl berwarna putih. Warna itu terlihat jelas karena dilingkari dengan lampu putih berbentuk hati.

“Nah ini juga jadi salah satu ikon di Myl, para Instagramer banyak foto disini,” ucapnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com