SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Nurdin Ajak Melayu Raya Perangi Hoaks

  • Reporter:
  • Jumat, 11 Januari 2019 | 11:12
  • Dibaca : 194 kali
Nurdin Ajak Melayu Raya Perangi Hoaks
Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama Pembina Utama Melayu Raya Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah dan Pengurus Perhimpunan Melayu Raya Wilayah Batam di salah satu hotel di Batam, Rabu (9/1) malam. /ARRAZY ADITYA

BATAM – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak keluarga besar Melayu Raya memberantas hoaks. Selain itu juga diajak memerangi narkoba, perusak generasi penerus.

“Keutuhan Indonesia harus selalu kita jaga. Jangan rusak karena berita hoaks. Kita harus berpegang teguh kepada empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Nurdin saat menghadiri Penabalan Pengurus Perhimpunan Melayu Raya Wilayah Batam di salah satu hotel di Batam, Rabu (9/1) malam.

Tampak hadir dalam penabalan itu Wakapolda Kepri yang juga sebagai Pembina Utama Melayu Raya Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Ketua LAM Provinsi Kepri Abdul Razak, Ketua MUI Kota Batam Usman Ahmad, Pendiri PERPAT Saparudin Muda, Korwil Batam Melayu Raya Hazarin Firda, Para Ketua OKP dan Ormas se-Kota Batam dan Budayawan Teja Alhab.

Penabalan ini disejalankan dengan Penyerahan Bendera Pataka kepada tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri oleh Pembina Utama Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah. Nurdin menyampaikan, Indonesia merupakan negara yang luas, kaya dan terdapat beranekaragam suku dan budaya. Keberagaman dan perbedaan ini hendaknya dijadikan aset bangsa dalam menghargai dengan lainnya.

“Toleransi dan Kerukunan antar umat beragama juga tidak kalah penting dalam mewujudkan persaudaraan kemanusiaan,” kata Nurdin.

Gubernur menitipkan kepada generasi penerus untuk menjaga adat istiadat dan budaya lokal untuk tetap dijaga sehingga menjadi ciri khas. Bangsa ini merupakan bangsa pekerja keras yang selalu hidup berhadapan dengan kerasnya arus dan ombak.

Warisan budaya ini harus terus diwariskan kepada generasi muda agar kelak menguatkan mereka dari berbagi macam pengaruh negatif “Luasnya lautan Kepri bukanlah pemisah, tapi kita jadikan sebagai penghubung dengan pulau lainnya sehingga NKRI tetap kokoh,” kata Nurdin.

Sementara itu, Yan Fitri mengajak semua pihak untuk merenungkan bersama bahwa Bangsa Indonesaia merupakan bangsa yang besar. Sehingga banyak pihak yang menginginkan negeri ini bercerai berai dan runtuh. Untuk itu, kata Yan, mari perkuat persatuan dan kesatuan.

“Terus kita jaga toleransi dan saling menghargai agar perbedaan yang timbul menjadi penguat dalam kemanusiaan,” kata Yan.

Dia berharap Melayu Raya menjadi perekat yang kuat dan terus menjalin persaudaraan dengan lainnya. Saat ini, kata Yan, politik devide et impera atau politik adu domba telah muncul kembali dengan kuatnya pengaruh media sosial yang banyak memunculkan berita-berita hoaks yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.

“Semoga Melayu Raya ini menjadi penangkal pengaruh-pengaruh negatif dan tetap menjaga keutuhan kearifan lokal. Mari kita jaga generasi penerus dan mengenalkan sejak dini akan adat istiadat agar kelak mereka tetap menjunjung tinggi budaya,” kata Yan Fitri.

fadhil/dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com