SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ombudsman Dukung Penerapan Sistem Drop Off

  • Reporter:
  • Selasa, 4 September 2018 | 14:40
  • Dibaca : 209 kali
Ombudsman Dukung Penerapan Sistem Drop Off
Pengendara antre di pintu keluar Nagoya Hill Mall, belum lama ini. foto teguh prihatna.

LUBUKBAJA – Ombudsman Perwakilan Kepri menyambut positif penerapan sistem parkir drop off yang akan diterapkan Pemko Batam. Dengan adanya sistem ini pengendara tidak dikenakan biaya jika tak mendapatkan tempat parkir kurang dari 15 menit. Pemilik kendaraan yang hanya mengantar penumpang baik itu ke mal, pelabuhan, rumah sakit, bandara, dan instansi lainnya selama 15 menit, dibebaskan membayar biaya parkir.

“Saya kira ini bagus, karena manfaatnya bagi masyarakat cukup positif,” kata Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Siadari, Senin (3/9/2018).

Ia mengatakan, dengan sistem ini tentu ada perbedaan yang menggunakan fasilitas parkir dengan yang hanya antar jemput saja. Selain itu, masyarakat juga tidak diberatkan dengan biaya parkir jika tidak ada lagi lahan parkir.

“Untuk mengaturnya sistem drop off ini, bisa pakai durasi waktu atau pas khusus,” katanya.

Menurut dia, dengan sistem ini tentunya akan mengurangi omzet pengelola parkir. Namun pengelola bisa menambah lokasi parkir untuk pengunjung jika ingin omsetnya tidak berkurang.

“Banyak masyarakat yang hanya sebentar saja menjemput keluarga harus membayar uang parkir. Itu makanya banyak kmendaraan yang parkir di pinggir jalan, karena malas bayar parkir yang hanya 5 menit,” kata Lagat.

Dengan adanya sistem parkir dorp off gratis ini membantu masyarakat untuk tertib parkir dan tidak sembarangan memarkirkan kendaraan di badan jalan, dan mengganggu estetika kota. “Wacana Batam sebagai kota wisata harus diperbaiki dari bawah, terutama keindahan dan kerapian kendaraan di jalan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kota Batam selangkah lagi akan menerapkan sistem parkir drop off. Pengendara tidak lagi dikenakan retribusi parkir jika memarkirkan kendaraannya paling lama 15 menit.

DPRD Batam, sejak tahun lalu terus menyorongkan revisi Perda 1/2012 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir. Selain mendorong sistem parkir, salah satu pasal yang diperjuangkan adalah parkir drop off. Setiap kendaraan yang hanya melintas (drop off) tidak akan dikenakan biaya. Namun ketentuan itu hanya berlaku selama 15 menit pertama. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com