SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Operasi Patuh Seligi 2019, Pelanggar Lalu Lintas Langsung Ditilang

  • Reporter:
  • Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:19
  • Dibaca : 245 kali
Operasi Patuh Seligi 2019, Pelanggar Lalu Lintas Langsung Ditilang
Petugas Satlantas Polresta Barelang memeriksa kelengkapan berkendara pengendara roda dua saat razia di depan Mapolresta Barelang, beberapa waktu lalu. f dok sindo batam

NONGSA – Polda Kepri dan jajarannya akan menggelar Operasi Patuh Seligi 2019 yang digelar selama dua pekan. Operasi ini akan dimulai dari 29 Agustus hingga 11 September mendatang.

“Operasi ini akan diadakan serentak di seluruh Kepri, dan seluruh Indonesia dengan nama operasi yang berbeda di tiap daerah,” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri Kombes Pol Roy Ardhya Candra, Jumat (23/8).

Menurut dia, ada delapan skala prioritas untuk penindakan selama operasi patuh diadakan. Pihaknya akan melakukan penindakan apabila pengendara melanggar skala prioritas yang telah ditetapkan

Adapun skala prioritas tersebut, yakni pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm, pengendara kendaraan roda empat tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt), berkendara melebihi batas kecepatan, mengendarai kendaraan saat dipengaruhi minuman beralkohol, melawan arus, pengendara di bawah umur, menerobos lampu merah serta menggunakan lampu rotator.

Pihaknya akan menindak penggunaan lampu rotator yang tidak memiliki izin. Sesuai aturan yang berlaku, hanya kendaraan khusus saja yang dapat menggunakan lampu rotator.

Selain itu, pengendara motor yang tidak menggunakan helm, masih tetap menjadi prioritas. Karena dari pantauan Ditlantas Polda Kepri, masih banyak pengendara yang tidak menggunakan helm. “Karena fatalitas kecelakaan juga meningkat, akibat pengendara motor yang tidak menggunakan helm,” ujarnya.

Operasi kali ini lebih mengedepankan penindakan. Hal ini untuk melindungi masyarakat dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, Roy berharap masyarakat dapat melengkapi diri dengan surat-surat atau dokumen kelengkapan berkendara.

“Dalam berkendara lengkapi surat surat lalu juga perhatikan alat keselamatan berlalu-lintas,” katanya.

Masyarakat juga diimbau agar selalu bisa mematuhi aturan berlalu-lintas. Karena aturan dibuat untuk menyelamatkan masyarakat dari kecelakaan lalu lintas.

“Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan cek kelengkapan berkendara,” ujarnya.

Sementara itu, untuk semua pengendara khususnya kendaraan truk dan roda dua, mantan Wadirlantas Polda Riau ini meminta agar pengendaranya dapat menggunakan lajur kiri. Karena lajur kanan hanya dipakai untuk mendahului. “Gunakan lajur sesuai ketentuan yang ada,” kata Roy.

Dia juga mengingatkan kepada para orangtua, agar jangan membiarkan anak di bawah umur membawa kendaraan. “Belum cukup umur jangan kasih bawa kendaraan,” katanya. dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com