SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Operasi Patuh Seligi 2019, Polda Kepri Kerahkan 297 Personel 

  • Reporter:
  • Rabu, 28 Agustus 2019 | 15:50
  • Dibaca : 157 kali
Operasi Patuh Seligi 2019, Polda Kepri Kerahkan 297 Personel 
Petugas Satlantas Polresta Barelang memeriksa kelengkapan berkendara pengendara roda dua saat razia di depan Mapolresta Barelang, beberapa waktu lalu. f dok sindo batam

NONGSA – Polda Kepri mengerahkan sebanyak 297 personel saat pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2019. Operasi yang digelar serentak di seluruh Indonesia, dengan nama operasi berbeda di tiap daerah ini berlangsung sejak 29 Agustus hingga 11 September.

“Secara keseluruhan Polda Kepri dan jajaran pada Operasi Patuh Seligi 2019 ini akan mengerahkan 297 personel,” kata Direktur Lalulantas (Dirlantas) Polda Kepri Kombes Pol Roy Ardhya Candra, Selasa (27/8).

Sementara, khusus untuk Polda Kepri saja akan mengerahkan 70 personel yang akan dibantu oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam dan juga personel TNI. “Selain anggota kami juga ada personil dari instansi lainnya,” ujarnya.

Pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2019 merupakan aksi simpatik yang dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan yang ada di Kepri. “Tujuan utamanya yakni untuk keselamatan pengendara kendaraan bermotor itu sendiri,” katanya.

Menurut dia, jika pelanggaran berkurang, maka otomatis angka keselamatan berkendara akan meningkat. Hal ini untuk menurunkan pelanggaran lalu lintas, dan melakukan tindakan preventif sedini mungkin, persuasif dan penegakan hukum pengendara kendaraan bermotor agar disiplin, tertib dan aman dengan beberapa sasaran.

“Sasarannya adalah pengendara yang belum cukup umur, pengendara yang bermain handphone saat berkendara, kendaraan yang kecepatannya terlalu tinggi, melawan arus, pengendara yang menkonsumsi miras atau narkoba, membawa penumpang lebih dari satu dan yang tidak menggunakan helm SNI,” ujarnya.

Operasi Patuh Seligi 2019 ini, sambungnya, sebanyak 60 persen merupakan tindakan hukum (tilang) bagi para pengedara yang tidak tertib dan melanggar lalu lintas. Sementara 20 persen merupakan tindakan preventive dan 20 persen tindakan preemtif bila keselahan mungkin tidak masuk 8 kategori dari target Operasi Patuh Seligi 2019.

“Kami laksanakan ini dengan 2 sistem yang akan dipakai yakni sistem hunting dan stasioner,” kata Roy. dicky sigit rakasiwi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com