SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Optimisme Daud

  • Reporter:
  • Senin, 23 April 2018 | 16:04
  • Dibaca : 47 kali
Optimisme Daud

EKATERINBURG– Daud Yordan optimistis membawa pulang sabuk tinju kelas ringan WBO Intercontentinal dan WBA Asia di DIVS, Ekaterinburg, dini hari nanti.

Petinju terbaik Indonesia itu yakin mampu mengalahkan lawannya asal Rusia Pavel Malikov. Daud sudah siap tempur menjalani pertarungan di atas ring selama 12 ronde. Meski bermain di depan publik Rusia, Daud justru semakin bersemangat untuk bisa menyudahi permainan lebih cepat. Mantan juara dunia kelas bulu itu sangat yakin bisa menang KO pada pertandingan tersebut. Meski demikian, Cino–julukan Daud Yordan—tetap akan berhati-hati saat pertarungan nanti, terutama terkait faktor nonteknis di luar ring. Petinju asal Kayong Utara, Kalimantan Barat—dengan rekor tanding 37 kali menang, 25 di antaranya KO, 3 kali kalah dan sekali no contest—itu menilai Malikov bukan lawan yang mudah ditaklukkan.

“Saya sudah siap 100% dan optimistis bisa menang KO. Targetnya menang di bawah ronde 12. Secara teknis, saya yakin kemampuan saya masih di atas dia (Malikov). Yang perlu diwaspadai adalah faktor nonteknis karena bertanding di kandang lawan. Tapi, saya sudah punya rencana, harus menang mutlak di setiap ronde,” ujar Daud. Petinju berusia 30 tahun itu mengatakan dirinya sudah semakin matang jelang pertarungan tersebut. Apalagi, dia terus menjalani latihan dengan didampingi pelatih asal Spanyol yang juga mantan juara dunia tinju kelas berat ringan WBA Gabriel Campillo.

Selama menjalani latihan, Cino hanya menjalankan pematangan strategi, salah satunya mengubah gaya bertarungnya yang ortodoks. “Dalam pertarungan nanti saya akan ubah stylebertarung. Saya akan coba tampil southpaw(kidal), biar dia (Malikov) bingung. Karena, dia pasti telah mempelajari gaya ortodoks,” ungkapnya. Yang jelas, Daud mengaku sangat senang bisa kembali naik ring. Sebelumnya, dua jadwal pertarungannya dibatalkan saat akan menghadapi petinju Inggris Luke Campbell di London, 24 Februari lalu, serta melawan petinju Rusia Isa Chanev di Prancis pada waktu yang sama. Tapi, dia akhirnya bimendapatkan pertarungan di Rusia. Daud sempat meraih gelar juara dunia kelas bulu (57,1 kilogram) IBO setelah menang KO atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva.

Setelah memutuskan naik dua kelas dari kelas bulu ke kelas ringan, Daud sempat mengalahkan beberapa petinju, termasuk menang TKO dari petinju Filipina Ronald Pontillas di Pontianak, 12 Desember 2014. Bagi Malikov, ini pertarungan terbesarnya dalam kariernya. Petinju berusia 32 tahun itu saat ini berada di peringkat 8 WBO dan IBF dan juga berperingkat 13 WBA. Meski masih kalah dengan Daud, rekor pertarungannya di atas ring cukup menjanjikan. Terbukti, dia belum terkalahkan dalam 12 pertandingan, termasuk meraih lima kemenangan dengan KO. “Saya ingin pertahankan rekor tak terkalahkan ini,” ungkapnya.

Pertarungan Daud versus Malikov rencananya akan ditayangkan secara langsung melalui stasiun televisi iNews pada Minggu (22/4) menjelang tengah malam atau Senin (23/4) dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB).

Raikhul amar

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com