SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pariwisata Bintan Terhambat UU Tata Ruang

  • Reporter:
  • Kamis, 6 April 2017 | 11:34
  • Dibaca : 746 kali
Pariwisata Bintan Terhambat UU Tata Ruang
Wisman menikmati suasana salah satu resort di Kabupaten Bintan, beberapa waktu lalu. Aturan tentang pembangunan bangunan 100 meter dari bibir pantai, dianggap menghambat perkembangan investasi pariwisata di daerah ini. M Rofik.

BINTAN – Kabupaten Bintan selama ini mengandalkan sektor pariwisata sebagai penyumbang terbesar pendapatan daerah. Namun, untuk menumbuhkembangkan dunia pariwisata di daerah ini, pemerintah setempat merasa terhambat oleh undang-undang.

“Implementasi Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sangat menghambat pertumbuhan investasi khususnya bidang pariwisata di Bintan. Di sini kan konsep pariwisatanya resort,” kata Wakil Bupati Kabupaten Bintan Dalmasri Syam di Bintan, Rabu (5/4).

Menurut Dalmasri, para calon investor baru yang hendak berinvestasi di Bintan enggan menginvestasikan modalnya akibat penerapan dan implementasi undang-undang tersebut. Alasan merka, karena undang-undang itu mengatur pengelolaan sempadan pantai atau daratan sepanjang tepian.

Dalam undang-undang disebutkan, pembangunan harus proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai minimal 100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat, khususnya untuk pengembangan pariwisata yang memiliki konsep pembangunan resort dalam sempadan pantai.

“Sementara, para investor wisata pantai resort cenderung lebih tertarik memanfaatkan lokasi dimana akses viewnya langsung ke pantai, karena yang mereka jual adalah view pantainya,” kata dia.

Terhambatnya laju pertumbuhan investasi sektor wisata pantai dan resort di Bintan, menurut Dalmasri, telah disampaikan kepada pemerintah provinsi, agar dapat membawa masalah ini ke pusat.

“Kami minta pusat merevisi undang-undang itu,” ujarnya.

Dalmasri yakin, jika undang-undang tersebut direvisi, laju pertumbuhan investasi di Kepri khusunya Bintan akan melaju cepat. Ia optimistis, dalam jangka waktu 3 tahun ke depan pertumbuhan investasi pariwisata di Bintan mampu mencapai Rp5 triliun.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com