SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pasangan Homoseksual Digerebek di Bunguran Timur

  • Reporter:
  • Senin, 22 Oktober 2018 | 10:09
  • Dibaca : 130 kali
Pasangan Homoseksual Digerebek di Bunguran Timur
Ilustrasi Foto AGUNG DEDI LAZUARDI

NATUNA – Pasangan homoseksual, AAE dan AA, digerebek Satpol PP di Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (19/10) lalu. Saat itu keduanya diduga tengah berhubungan intim, Jumat (19/10). Saat dimintai keterangan oleh petugas Satpol PP, mereka mengaku sebagai pasangan kekasih.

Identitas keduanya adalah AAE (16) asal Jakarta kelahiran 2002 dan pasangannya AA (25) kelahiran  Sepempang tahun 1993. Mereka berkenalan melalui media sosial pada April 2018. Komunikasi keduanya berlanjut dengan bertukar nomor ponsel hingga akhirnya bertemu.

Menurut penuturan keduanya kepada petugas Satpol PP, Babinkamtibmas, dan Babinsa, mereka sudah melakukan hubungan intim sebanyak 35 kali. Setelah dimintai keterangan, AAE akan dipulangkan ke Jakarta menggunakan kapal Bukit Raya.

Mendengar berita tersebut, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti terkejut dan meminta masyarakat ikut menyosialisasikan bahaya LGBT. Hubungan sesama jenis dinilai dapat merusak moral bangsa dan norma agama.

“Kepada orangtua, tingkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Kepada KPPAD, organisasi agama, pemuda dan mahasiswa untuk giat melakukan sosialisasi tentang bahaya LGBT,” kata Ngesti, Minggu (21/10) melalui sambungan telepon.

Untuk mencegah terjadinya hubungan sesama jenis, kata Ngesti, perlu pengawasan dari lingkungan sekitar. Jika peran ini berjalan, dia yakin lingkungan akan terhindar dari bahaya LGBT.

Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga juga diminta untuk sering melakukan sosialisasi ke seluruh sekolah di Natuna. Caranya, bisa melalui dialog interaktif, atau saat sebelum proses belajar mengajar berlangsung.

“Pihak RT/RW dapat lebih aktif terhadap lingkungannya terutama keberadaan orang asing. Mari kita sama-sama melawan hubungan sesama jenis ini terjadi di Natuna,” harapnya.

Pemerintah melalui Satpol PP  juga diminta rutin mengawasi tempat hiburan dan rumah kos. Ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hubungan diluar nikah atau hubungan sesama jenis (LGBT). “Pasangan gay yang diamankan kemarin akan diberi pembinaan. Kita berharap mereka bisa menyudahi dan kembali hidup normal,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com