SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pasokan Solar Subsidi Dikurangi, Dump Truck Mengantre Panjang di SPBU

  • Reporter:
  • Rabu, 10 Oktober 2018 | 10:09
  • Dibaca : 121 kali
Pasokan Solar Subsidi Dikurangi, Dump Truck Mengantre Panjang di SPBU
Kendaraan berbahan bakar solar terlihat mengantre panjang di salah satu SPBU di Bintan, Selasa (9/10). Kendaraan yang didominasi dump truk itu mengantre karena solar subsidi semakin langka. ft novel

BINTAN – Antrean kendaraan berbagai merek yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) solar, terlihat mengular di sepanjang jalan lintas Tanjungpinang-Tanjunguban, Km 16, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Selasa (9/10).

Informasi yang dihimpun, panjangnya antrean kendaraan yang didominasi jenis dump truck ini diakibatkan pengurangan pasokan atau kuota BBM Solar bersubsidi (bio solar) yang dilakukan oleh pihak Pertamina ke SPBU di kota Tanjungpinang dan Bintan. Para supir berlomba-lomba untuk mengisi bahan bakar agar mendapatkan BBM solar subsidi yang masih tersedia di beberapa SPBU khususnya di Bintan.

“Antreannya sudah terjadi sejak pagi hingga sore ini,” ujar Jono, salah satu warga di Jalan Lintas Tanjungpinang-Tanjunguban, Km 16, Kecamatan Toapaya.

Anto salah satu supir dump truk yang ditemui di antrian mengaku jika dirinya sebenarnya merupakan supir alat angkut barang yang biasa beroperasi di Kota Tanjungpinang. Namun dia terpaksa antre di salah satu SPBU yang berada di Bintan karena pasokan BBM solar subsidi di Tanjungpinang sedang kosong.

“Saya dengar di Bintan masih ada solar subsidi makanya ke sini, karena di Tanjungpinang, solar sudah habis,” jelasnya.

Terpisah, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Disperindagkop Bintan Setia Kurniawan yang dikonfirmasi terkait fenomena antrean kendaraan yang terjadi di berbagai SPBU di Bintan mengatakan, antrean itu terjadi akibat adanya pengurangan pasokan BBM solar subsidi yang dilakukan pihak Pertamina.

“Pengurangan kuota sudah terjadi sepekan belakangan, khusus untuk BBM solar bersubsidi, sementara pasokan BBM jenis Solar Dex pasokannya aman. Solar Subsidi saja yang dikurangi, terlebih akibat kurs dollar naik, karena terpengaruh oleh ekspor impor BBM,” terang dia.

Kurniawan menambahkan, antrean panjang yang terjadi hari di dua SPBU yang ada di Bintan yakni di Jalan Lintas Tanjungpinang-Tanjunguban, KM 16 dan juga di Jalan Nusantara KM 20, Kecamatan Gunung Lengkuas, Bintan, diakibatkan adanya pergerakan kendaraan yang berasal dari kota Tanjungpinang, yang ikut melakukan antrean di SPBU yang ada di Bintan.

“Solar di Tanjungpinang juga mengalami pengurangn kuota, sehingga banyak kendaraan dari Kota Tanjungpinang yang mencari solar subsidi ke SPBU yang ada di Bintan,” pungkasnya.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com