SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pasokan Tiba, Harga Cabai Berangsur Turun

  • Reporter:
  • Kamis, 13 Juni 2019 | 13:15
  • Dibaca : 141 kali
Pasokan Tiba, Harga Cabai Berangsur Turun
Ilustrasi Foto Teguh Prihatna.

KARIMUN – Harga cabai berangsur turun setelah naik signifikan beberapa hari usai Idulfitri 1440 Hijriah. Kenaikan harga yang dipicu dari minimnya pasokan cabai itu, turun setelah pasokan dari luar pulau Karimun kembali lancar.

Di Pasar Puan Maimun Karimun, Rabu (12/9), cabai dijual dengan harga normal. Untuk satu kilogramnya dibanderol harga Rp60 Ribu. Angka itu menurun dari awalnya dijual Rp100 ribu perkilogram.

Anton, salah satu pedagang di Pasar Puan Maimun mengatakan, penurunan harga terjadi setelah pasokan cabai ke Kabupaten Karimun kembali normal.

“Sudah mulai normal, sejak alami kenaikan kemarin. Alhamdulillah, karena daya beli masyarakat juga kembali naik,” katanya, kemarin.

Menurutnya, kenaikan terjadi usai lebaran itu disebabkan tingginya biaya operasional pengangkutan dari daerah asal ke Karimun. Pengiriman cabai itu harus menggunakan kargo pesawat agar tidak membusuk.

“Cabai kami pasok dari Pulau Jawa. Jadi beberapa waktu lalu itu alami kenaikan cukup signifikan karena biaya pengangkutannya yang mahal, sebab menggunakan Pesawat. Bisa saja dikirim pakai kapal, akan tetapi tentu akan membusuk,” kata Anton.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Nanang. Menurutnya, harga cabai yang mencapai Rp140 – Rp150 ribu untuk satu kilogram itu wajar. Karena mahalnya ongkos pengiriman dari luar, seperti Pulau Jawa ditambah ekspedisi yang tidak beroperasi saat Lebaran

“Wajarlah kalau harganya sampai segitu, Kalau pakai pesawat mahal, perkilogramnya ongkos Rp80 ribu, Jadi mau tidak mau kita kirim, kalau tidak tentu pasokan akan kosong,” katanya.

Ia mengatakan, daya beli masyarakat saat terjadinya kenaikan itu mengalami penurunan cukup signifikan. Pihaknya juga tidak berani mengambil pasokan dengan harga tinggi itu dalam jumlah banyak.

“Kami ambil banyak, tetapi tidak dibeli tentu akan rugi. Memang kemarin kami akui daya beli masyarakat menurun, tapi Alhamdulillah normal kembali sekarang,” katanya.

Ricky Robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com