SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pedagang Pasar Induk Diminta Segera Pindah

  • Reporter:
  • Jumat, 23 Agustus 2019 | 15:50
  • Dibaca : 135 kali
Pedagang Pasar Induk Diminta Segera Pindah
Kondisi sekarang Pasar Induk Jodoh. / Arrazy Aditya.

BATUAMPAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengimbau kepada para pedagang di Pasar Induk Jodoh segera pindah ke tempat yang telah ditentukan. Disperindag Kota Batam memberi tenggat sampai 12 September mendatang.

Kepala Dsperindag Batam Gustian Riau mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat peringatan satu dan dua kepada para pedagang. Dalam waktu dekat juga kan kembali mengirimkan surat pemberitahuan rencana penertiban Pasar Induk Jodoh.

“Kami juga sudah rapat bersama dengan tim terpadu. Kami beritahu para pedagang agar pindah sebelum tanggal 12 September, setelah itu tanggal 26 nya tim terpadu akan turun ke lapangan,” ujarnya, Selasa (20/8).

Ia menjelaskan, bahwa tim dari pemerintah pusat akan meninjau langsung pasar induk sebelum dilakukan revitalisasi pada tahun 2020 mendatang. Karena itu sebelum tim turun ke lapangan, pihaknya berharap semua pedagang sudah pindah di tempat yang sudah disediakan untuk sementara waktu.

Gustian juga optimistis revitalisasi tak akan kembali molor, pasalnya Detail Engineering Design (DED) yang dibuat Pemko Batam sudah rampung. Begitu juga dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang sudah dipastikan akan cair pada tahun 2020 mendatang.

“Konsep desainnya ada sedikit perubahan. Kan lima lantai nanti yang paling atas akan kami buat masjid dan pujasera dengan view-nya laut dan Singapura,” katanya.

Selain itu, jarak antara kios satu dengan yang lainnya juga akan diperluas. Sehingga masyarakat yang akan belanja di pasar nantinya tidak berhimpit-himpitan dan saling senggol. Sehingga baik pedagang ataupun pembeli nantinya bisa sama-sama nyaman.

“Untuk jumlah pedagang sesuai dengan data yang kemarin, tapi saya tidak ingat pastinya. Yang jelas tidak ada penambahan pedagang baru atau satu orang punya dua. Kami tidak akan tolerasi,” jelasnya. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com