SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pekan Raya Batam 2017 Ajang Promosi Produk Daerah

  • Reporter:
  • Jumat, 31 Maret 2017 | 13:32
  • Dibaca : 509 kali
Pekan Raya Batam 2017 Ajang Promosi Produk Daerah
Pembukaan Pekan Raya Batam 2017 di Mega Mall. Foto Aini Lestari,

BATAM KOTA – PT Citra Media Promosindo menggelar Pekan Raya Batam 2017 di Atrium Mega Mall. Pameran untuk mempromosikan produk-produk khas daerah hingga ke mancanegara ini dilaksanakan 30 Maret hingga 2 April mendatang.

Penyelenggara menyediakan 35 stand dengan peserta dari berbagai daerah, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sarolangun, Jambi, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah (KUKM) Deli Serdang serta peserta dari berbagai daerah lainnya. Setiap peserta menampilkan produk-produk unggulan seperti hasil kerajinan, batik, makanan olahan dan juga potensi-potensi pariwisata yang ada.

Batam dipilih sebagai lokasi promosi dikarenakan letak geografisnya yang sangat strategis yakni bertetangga dengan dua Negara yakni Malaysia dan Singapura. “Pameran yang mengangkat usaha kecil menengah agar potensinya diketahui khalayak umum, tidak hanya oleh masyarakat tapi juga oleh wisatawan mancanegara,” kata Direktur PT Citra Media Promosindo, Andis AR, kemarin.

Selain menjadi ajang promosi, pameran ini diharapkan dapat menciptakan kerja sama antar sesama pelaku usaha. “Kami juga berharap pelaku usaha mampu meningkatkan mutu produk sesuai dengan permintaan pasar,” ujarnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Zulfikar mengatakan, pameran yang diselenggarakan dapat menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha baru. Selain itu, promosi yang dimudahkan dengan adanya pameran dapat menumbuhkan minat bagi para wirausaha baru lainnya. “Wirausaha di Indonesia tidak sebanyak Negara-negara lain. Sebelumnya, jumlah wirausaha di Indonesia hanya 1,3 persen dari total penduduk. Sekarang naik menjadi 3,1 persen,” kata Zulfikar.

Selain wadah promosi, pemerintah daerah khususnya Kota Batam terus berusaha menggiatkan wirausaha baru dengan mengadakan berbagai pelatihan. Salah satunya yakni pelatihan packaging dan sertifikasi halal. Persaingan semakin ketat. Ditambah lagi dengan terbukanya pasar bebas, UKM tidak boleh ketinggalan untuk memasarkan produknya. “Semoga UKM bisa go internasional,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com