SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pekerja Bongkar Muat Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab Tanggung Iuran Setahun

  • Reporter:
  • Kamis, 17 Oktober 2019 | 09:43
  • Dibaca : 83 kali
Pekerja Bongkar Muat Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab Tanggung Iuran Setahun
Plh Bupati Anambas Wan Zuhendra menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada buruh bongkar muat di Pelabuhan Beton, Tarempa, Rabu (16/10). /JHON MUNTHE

ANAMBAS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kepri bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas menyosialisakan manfaat BPJS kepada tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Beton, Tarempa, Rabu (16/10).

“Fungsinya banyak sekali, mulai dari tanggungan ketika terjadi kecelakaan saat berangkat kerja sampai adanya bantuan untuk beasiswa anak pekerja yang terkena musibah dan nilainya lumayan banyak jika dibandingkan pembayaran hanya Rp16 ribu per bulan,” ujar Plh Bupati Anambas Wan Zuhendra, Rabu (16/10).

Wan Zuhendra juga menambahkan, selain itu ada juga bantuan masa tenggang pekerja jika terjadi kecelakaan kerja tentu butuh waktu istirahat sampai normal kembali. Maka BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan bantuan selama masa pemulihan sakit senilai upah sebulan. Hal ini tentunya sangat membantu pekerja selama tidak masuk kerja ada biaya untuk kebutuhan hidup, apalagi yang sakit itu merupakan tulangpunggung keluarga.

“Misalnya ada tenaga kerja yang tertimpa musibah maka selama pemulihan ada bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan. Besarannya sesuai dengan upah yang diterima saat bekerja selama tiga bulan maksimal,” ujarnya.

Untuk membantu para pekerja bongkar muat, Kepala DPM PTSP dan Tenaga Kerja Pemkab Anambas, Yunizar mengaku premi untuk satu tahun pertama akan dibayarkan oleh pemerintah daerah. Namun untuk tahun berikutnya setiap peserta harus membayar sendiri melalui kantor cabang yang saat ini pelayanan di Bank BNI Tarempa.

“Untuk tahun pertama Pemkan Anambas akan membayar premi full satu tahun. Jadi kalau ditotal Rp16 ribu, per bulan dikali 12 maka sekitar Rp201 ribu, ini akan dibayar oleh pemerintah daerah tapi selanjutnya bayar sendiri,” katanya.

Sementara Pemeriksa Cabang BPJS Naker Tanjungpinang, Tunggul Sihotang menyampaikan, BPJS Naker sangat membantu para tenaga kerja terutama jika terjadi musibah saat bekerja atau saat berangkat kerja dan pulang kerja. Untuk premi bulanan hanya Rp16 ribu sebulan, jika dibandingkan tidak sampai seharga sebungkus rokok sementara pertanggungan yang diberikan bisa maksimal jika sampai meninggal dunia mencapai Rp64 juta.

“Manfaatnya banyak, tenaga kerja mengalami musibah mulai berangkat kerja hingga pulang bisa ditanggung oleh BPJS Naker. Selain biaya rumah sakit sampai sembuh ditanggung, juga ada beasiswa untuk dua orang anak sebesar Rp12 juta jika peserta sampai meninggal dunia saat bekerja dan ada tanggungan biaya penguburan maksimal Rp3 juta dan ahli waris menerima 48 kali upah dari BPJS ketenagakerjaan, ” ujarnya.

jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com