SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pekerja di Natuna Wajib Daftar BPJS Ketenagakerjaan

  • Reporter:
  • Senin, 25 Maret 2019 | 10:09
  • Dibaca : 58 kali
Pekerja di Natuna Wajib Daftar BPJS Ketenagakerjaan
Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz saat bertemu Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal di Kabupaten Natuna, kemarin. f sholeh ariyanto

NATUNA – Seluruh pekerja di Kabupaten Natuna wajib terdaftar dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Hal itu disampaikan Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz saat bertemu Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal di Kabupaten Natuna, kemarin.

Ia mengatakan, Kabupaten Natuna merupakan salah satu kabupaten yang terletak di gugus kepulauan terdepan Indonesia. Keberadaanya juga menjadi salah satu titik perhatian dan fokus BPJS Ketenagakerjaan.

Hingga saat ini, jumlah pekerja Natuna yang sudah secara resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebanyak 1.900 orang. Mereka ini dipastikan telah mendapatkan layanan dan manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan dengan baik.

“Hari ini kami hadir di Ranai untuk memastikan pelayanan jaminan sosial ketenagakerjaan yang kami selenggarakan telah dirasakan manfaatnya oleh para pekerja yang ada di Natuna ini,” kata Naufal.

Berdasarkan potensi kepesertaan dan jumlah pekerja yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, tentunya dibutuhkan dukungan semua pihak agar seluruh pekerja di Kabupaten Natuna dapat segera terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

“Namun untuk pengembangan pelaksanaan program ini tentu kami perlu dukungan dari semua pihak, terutama sekali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna,” ujarnya.

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Rekson Silaban, menambahkan, pihaknya mendukung langkah manajemen dalam menjalin kerja sama dengan setiap pemerintah daerah untuk peningkatan jumlah kepesertaan.

Kerja sama ini sangat dibutuhkan untuk membangun dukungan dan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perhatian dan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja di wilayahnya sehingga masyarakat pekerja Kabupaten Natuna lebih sejahtera. “Tapi kami melihat, memberikan perlindungan bagi pekerja di Kepulauan Natuna menjadi tantangan tersendiri bagi BPJS Ketenagakerjaan. Dengan jumlah 27 pulau yang berpenghuni dari 154 pulau yang ada, tentunya membutuhkan upaya yang lebih keras dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja di Kepulauan Natuna,” kata Rekson.

Tantangan itu, lanjutnya, terletak pada rentang kendali dan medan Natuna yang cukup sulit ditaklukkan dalam upaya memberikan perlindungan perangkat desa karena tidak semua desa bisa dijangkau melalui jalur darat.

Saat ini jaminan sosial untuk perangkat desa di Natuna sudah dianggarkan di APBDes 2019, namun masih belum semua yang terdaftar karena terkendala jarak dan transportasi. Dengan begitu, kerja sama dan kepedulian harus menjadi komitmen bersama BPJS Ketenagakeejaan dan semua pihak terutama sekali Pemkab Natuna, agar seluruh perangkat desa di Natuna dapat terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Tapi apapun kendalanya, BPJS Keternagakerjaan sebagai badan hukum publik yang ditunjuk oleh pemerintah, kami senantiasa berupaya memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan telah diperoleh oleh pekerja di seluruh wilayah Republik Indonesia, termasuk Natuna. Tujuan kami hanya untuk mewujudkan masyarakat pekerja Indonesia yang sejahtera,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com