SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pelabuhan Kargo Sribayintan Beroperasi 24 Jam

  • Reporter:
  • Rabu, 5 April 2017 | 10:23
  • Dibaca : 665 kali
Pelabuhan Kargo Sribayintan Beroperasi 24 Jam
Aktivitas pelabuhan kargo dan peti kemas di Pelabuhan Sribayintan, Kijang, Selasa (4/4). Pelindo I berencana memperpanjang dermaga dan menambah fasilitas pelabuhan guna memaksimalkan pelayanan. Novel M Sinaga.

BINTAN TIMUR – Dermaga pelabuhan terminal kargo dan peti kemas di Pelabuhan Sribayintan, Kijang akan direhab tahun ini. Sejumlah fasilitas juga dibangun dan didatangkan untuk menunjang aktivitas pelabuhan, khususnya kapal kargo dan peti kemas yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Tiap tahun, arus peti kemas masuk ke pelabuhan Kijang naik hingga 20 persen. Perlu pembenahan fasilitas memadai untuk mendukung meningkatnya aktivitas tersebut,” ujar Kepala perwakilan Pelindo I cabang Tanjungpinang Pelabuhan Sribayintan Khoiruddin Lubis di Kantornya, Selasa (4/4).

Khoiruddin mengatakan, Pelabuhan Sribayintan merupakan salah satu pintu masuk berbagai macam barang kebutuhan pokok ke pulau Bintan dan pulau-pulau lainnya di Kepri. Pihaknya akan membangun tambahan dermaga untuk bersandar kapal peti kemas. Saat ini, kata dia, hanya ada dua dermaga plus pemasangan fix crane.

“Tim dari Jakarta sudah turun dan cek lokasi agar sesuai dengan SOP (standard operating procedure). Luas dermaga akan ditambah hingga menjadi 320 meter dari sebelumnya 240 meter,” terangnya.

Selain itu, kata dia, Pelabuhan Kijang akan memiliki tambahan alat bongkar muat barang berupa crane seberat 150 ton. Saat ini pelabuhan hanya memiliki alat bongkar muat satu unit reachstaker, sedangkan alat bongkar muat jenis crane masih menggunakan crane kapal.

“Maka alat crane seberat 150 ton itu didatangkan tahun ini, karena pelabuhan Kijang akan ada penambahan 2 hingga 3 pelayaran dari Belawan membawa komoditi sayur mayur dan bahan makanan untuk wilayah Pulau Bintan dan lainnya,” katanya.

Pada tahun ini juga, pihaknya menggagas pembangunan jalan dan terminal menuju dermaga pelabuhan dengan proyek tahun jamak berupa penimbunan dan pengerasan jalan terminal pelabuhan.

“Ini bentuknya multi years (tahun jamak), berupa penimbunan, pengerasan terminal petikas dan jalan menuju pelabuhan,” ujarnya.

Gagasan lain akan diterapkan di pelabuhan Sribayintan Kijang adalah membangun sistem terpadu atau (Computer Integrated Terminal Operating System) guna memaksimalkan pelayanan pelabuhan.

“Selama ini pelabuhan hanya beroperasi hingga pukul 16.00. Dengan sistem ini (Citos), pelayanan pelabuhan hingga 24 jam. Cita-cita kami membesarkan Pelabuhan Kijang yang nyaman bagi investasi dengan pelayanan prima,” katanya.

Sementara, Kepala kantor Syabandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kijang Sanggam Marihot Simamora mendukung program pelindo I terkait pembenahan besar-besaran di Pelabuhan Sribayintan Kijang. Pihaknya juga akan menambah personel agar pelayanan lebih maksimal.

“Pembenahan ini harus diimbangi dengan pengawasan terpadu. Kami sudah mengajukan penambahan personel ke tingat pusat sebanyak 10orang. Tujuannya agar pelayanan dan pengawasan berjalan seimbang,” ujar Sanggam.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com