SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pelopor Film Laga yang Juga ‘Guru Beladiri’ Bruce Lee

Pelopor Film Laga yang Juga ‘Guru Beladiri’ Bruce Lee
Donnie Yen

Aktor laga dari Hong Kong ini merangkap pakar beladiri, koreografer, sutradara, produser film sekaligus juga langganan juara turnamen wushu. Donnie Yen, nama pria ini, terkenal sejak memerankan Chan Chuen Chung dalam film Drunken Tai Chi, pada 1984 silam.

Tak jarang, Donnie Yen bermain dengan aktor-aktor laga ternama dari Asia semacam Jackie Chan, Jet Lee, dan aktris Michele Yeoh. Ia dianggap sebagai aktor laga film Hong Kong papan atas. Sutradara Peter Chan bahkan menyebut Donnie Yen adalah aktor laga masa kini yang telah membentuk diri menjadi pelopor di bidang film laga. Donnie Yen juga dikenal sebagai tokoh yang memperkenalkan beladiri Wing Chun, berkat perannya sebagai tokoh Ip Man, yang juga merupakan guru beladiri Bruce Lee. Bahkan, film yang pertama kali dirilis pada 2008, ini berhasil masuk dalam jajaran Box Office.

Donnie Yen bernama lengkap Donnie Yen Ji Dan. Ia lahir di Guangzhou, Guangdong, Tiongkok, pada 27 Juli 1963. Ibunya bernama Bow Sim Mark yang juga seorang master seni bela diri wanita. Sedangkan sang ayah adalah seorang editor surat kabar. Ketika Yen berumur dua tahun, keluarganya pindah ke Hong Kong, dan kemudian ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, ketika ia berumur 11 tahun.

Adik perempuan Yen bernama Chris Yen, juga seorang seniman bela diri dan aktris film yang muncul di Film Adventures of Johnny Tao: Rock Around the Dragon, yang diproduksi pada 2007. Di usia mudanya, Yen diajarkan untuk mengembangkan ketertarikan dan bakat dalam seni bela diri. Ia mulai bereksperimen dengan beberapa gaya tergolong Tai Chi dan seni bela diri tradisional lainnya.

Setelah menamatkan sekolahnya, Yen fokus mempelajari beladiri. Bahkan, orang tuanya sampai khawatir karena ia menghabiskan waktu terlalu banyak di arena pertarungan. Orang tuanya pun memutuskan untuk mengirim Yen ke Beijing selama dua tahun. Ketika Yen memutuskan untuk kembali ke Amerika Serikat, ia berangkat ke Hong Kong dan berjumpa koreografer Yuen Woo Ping di sana.

Yen pertama kali mengawali karirnya sebagai stuntman dalam film Shaolin Drunkard (1983) dan Taoism Drunkard (1984). Di usia 20, Donnie Yen mendapat peran akting pertamanya dalam film Drunken Tai Chi (1984). Seusai syuting film Drunken Tai Chi dan Tiger Cage, Yen kembali membuat terobosan dengan berperan sebagai lawan main Jet Lee, di Once Upon a Time in China II (1992).

Pada 1993, Yen kemudian berperan sebagai tokoh utama dalam film Iron Monkey. Lalu, Yen dan Jet Lee tampil bersama lagi di film Hero pada 2002, di mana Yen berperan sebagai seorang pendekar. Film ini dinominasikan dalam apresiasi Oscar 2003, kategori Bahasa Asing Paling Baik. Pada 1995, Yen membintangi peran sebagai Chen Zhen di serial Televisi Fist of Fury yang diproduksi oleh ATV. Film itu diadaptasi dari film 1972 dengan judul yang sama, yang dibintangi Bruce Lee sebagai Chen Zhen.

Yen mengawali debutnya sebagai sutradara di perusahaan produksi Film Bullet pada 1997. Film yang disutradarainya yaitu Wolf Legend (1997) dan Kiss Balistik, di mana ia memainkan tokoh utama. Yen melanjutkan karirnya di bidang koreografi adegan perkelahian dan muncul dalam peran kecil di beberapa film Hollywood, mulai dari Highlander : Endgame (2000) dan Blade II (2002). Yen kemudian memenangkan Best Action Choreography di Film Awards Golden Horse dan Hong Kong Film Awards untuk penampilannya dalam film Flash Point.

Pada 2008, Yen membintangi tokoh Ip Man, yang menceritakan perjalanan pakar beladiri Wing Chun. Ip Man juga master bela diri dari Bruce Lee. Film Ip Man menandai kolaborasi keempat Donnie Yen dengan sutradara Wilson Yip. Ip Man menjadi film Box Office China paling laris hingga sekarang yang menampilkan peran Donnie Yen sebagai tokoh utama. Di tahun 2015 ini, lanjutan Ip Man kembali dirilis.

Tidak hanya menjadi seorang seniman bela diri dan aktor terkenal, Yen juga koreografer kelas dunia, dan koreografinya sudah diakui melewati beberapa apresiasi yang sudah dicapainya. Dalam beberapa tahun terakhir, Yen berhasil memasukkan seni bela diri campuran (MMA) dalam koreografi di beberapa film. Dalam beberapa tahun terakhir Yen bekerja sebagai koreografer dan memenangkan apresiasi sebagai “Aksi Koreografi Paling Baik” di Hong Kong Movie Awards, pada 2008 dan 2011.

Bakat Beladiri Turun dari Ibu
Donnie Yen mulai belajar wushu dari usia muda, di bawah bimbingan ibunya. Kemudian, ia ingin belajar taekwondo di masa remajanya, tapi tak sempat melanjutkannya.

Ketika remaja, ia memperoleh medali di kompetisi wushu yang diselenggarakan di Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Zona Tempur Boston. Pada saat itu, tim wushu Beijing mengajak Donnie Yen ke Beijing, Tiongkok, di mana ia mulai pelatihan di Beijing Sports Institute, suatu fasilitas yang sama di mana aktor Jet Lee terlatih.

Donnie Yen kemudian melanjutkan mencari pengetahuan mengenai gaya seni bela diri lainnya, dan ia memperoleh sabuk dari judo dan brazilian jiu jitsu. Ia juga melanjutkan studi seni beladiri parkour, gulat, muay thai, kickboxing, dan tinju di bawah beberapa pelatih bela diri ternama.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com