SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pemalsu SKCK Dipenjara 18 Bulan

  • Reporter:
  • Rabu, 22 November 2017 | 14:00
  • Dibaca : 87 kali
Pemalsu SKCK Dipenjara 18 Bulan
Syaril dan Muhammad Taufik diborgol petugas usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (21/11). /AINI LESTARI

BATAM KOTA – Syaril dan Muhammad Taufik, pemalsu Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dijatuhi hukuman 18 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Selasa (21/11). Keduanya dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana pemalsuan surat akta otentik.

Majelis hakim Iman Budi, Hera Polosia dan Redite Ika Septina memutuskan bahwa kedua terdakwa bersalah sesuai dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rumondang yakni melanggar pasal Pasal 264 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. “Menjatuhkan hukuman kepada masing-masing terdakwa dengan hukuman penjara selama satu tahun dan enam bulan,” kata Hakim Iman Budi membacakan amar putusan.

Putusan yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU Rumondang. Sebelumnya, JPU Rumondang menuntut keduanya dengan hukuman satu tahun dan delapan bulan penjara. Meski demikian, JPU Frihesti yang menggantikan JPU Rumondang mengaku menerima putusan. Sedangkan kedua terdakwa tampak kebingungan dan sedikit keberatan dengan hukuman tersebut.

“Mohon diringankan, Yang Mulia,” kata Syafril sebelum akhirnya mengaku menerima putusan.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com