SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pematangan Lahan Masjid Agung II Capai 60 Persen

  • Reporter:
  • Selasa, 28 Maret 2017 | 10:34
  • Dibaca : 223 kali
Pematangan Lahan Masjid Agung II Capai 60 Persen
Pematangan lahan pembangunan Masjid Agung II di Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji. Foto Muhammad Arief.

BATUAJI – Proyek pematangan lahan pembangunan Masjid Agung Batam II di Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji sudah mencapai 60 persen. Pemko Batam menargetkan peletakan batu pertama pada awal April mendatang.

Pemko Batam mengeluarkan anggaran sekitar Rp284 miliar guna pembanguanan masjid Agung II. Proses pematangan lahan seluas 4,2 hektare yang dimulai Februari lalu dipegang langsung oleh Pemko Batam melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam.

Pantauan KORAN SINDO BATAM, terlihat di bagian depan dan belakang lahan sudah ditimbun semua. Namun bagian tengah terlihat masih banyak pohon pisang yang sedang dilakukan penimbunan untuk pemerataan pondasi. “Kami targetkan dua bulan sudah siap diratakan,” kata Kabag Humas dan Protokol Setdako Batam Ardi Winata, Senin (27/3).

Dia menambahkan, saat ini Pemko Batam juga sedang melakukan pelelangan untuk menentukan pihak mana yang akan membangun masjid. Pelelangan juga melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terkait anggaran pembangunan masjid. “Pemenang tender belum ada, masih dalam proses pelelangan,” kata Ardi.

Meskipun sudah diratakan, di sekitar lahan yang diratakan masih ada sekitar lima unit rumah liar yang masih berdiri di pinggir belakang lokasi. Namun itu tidak menjadi persoalan sebab pemilik rumah sudah sepakat untuk pindah jika perataan lahan sampai ke lokasi rumah mereka. “Nggak ada masalah lagi. Rumah kami ini memang masuk ROW jalan. Kami memang minta di tangguhkan, jika sudah waktunya sudah digusur kami siap pindah,” kata Erni, seorang warga di lokasi.

Pembangunan Masjid Agung Batam II merupakan jawaban Pemko Batam atas permintaan warga, khususnya pekerja di kawasan industri galangan kapal Tanjunguncang untuk memiliki Masjid yang dekat dan besar seperti Masjid Raya Batam di Batamcenter. “Tujuan utamanya ya untuk masyarakat sekitar dan pekerja supaya memiliki tempat ibadah yang bagus dan dekat,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com