SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pembagian Dividen Berpotensi Bawa IHSG ke Zona Hijau

  • Reporter:
  • Selasa, 10 April 2018 | 15:39
  • Dibaca : 125 kali
Pembagian Dividen Berpotensi Bawa IHSG ke Zona Hijau

JAKARTA–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini berpotensi untuk rebound seiring dengan rilis data per ekonomian nasional dan pembagian di viden ta hun buku 2017 oleh beberapa emiten.

Senior Analyst Research Division Anu – gerah Sekuritas Indonesia Bertoni Rio me ngatakan, sepanjang pekan lalu ter da – pat beberapa rilis data per ekonomian nasional, di antaranya rilis data in flasi Maret (year on year /yoy) yang naik 2,67% atau di atas ekspektasi. Selain itu, juga data perkembangan pariwisata asing pa – da Februari 2018 yang naik 17,36%. “Dua data ini berhasil mem be rikan sentimen positif ke pelaku pasar dalam jangka pendek,” kataBertonidiJakartakemarin.

Meski begitu, sentimen positif ter se – but masih tergerus oleh faktor eks ternal, di mana terdapat perang dagang dengan kenaikan tarif antara dua negara adi – kuasa, yaitu Amerika Serikat (AS) dan Chi na yang masih menekan indeks sa – ham. Sentimen perang dagang tersebut memicu kecemasan sehingga pasar modal dan pasar uang terus ber gejolak. “Gejolak bursa global merambat ke gejolak bursa Asia maupun IHSG, ins – trumen pasar modal dan utang pun me – ng alami pelemahan pada perdagangan In donesia,” ujarnya. Dia memperkirakan IHSG dalam se – pe kan ke depan masih akan terbebani isu kecemasan dari perang dagang antara AS dan China.

Sementara sen timen rilis indikator ekonomi Indonesia maupun rencana pembagian dividen masih memberikan peluang sentimen positif. “Sejumlah emiten yang men ca – tat laba berencana membagikan divi – den nya kepada para pemegang saham, ini bisa berpeluang sebagai sentimen po – sitif IHSG,” paparnya. Selain itu, rilis data China pada pekan de pan seperti cadangan devisa China, inflasi Maret, data pinjaman baru China, data ekspor-impor maupun neraca per – da gangan disinyalir mem berikan pe – luang meredam kekha wa tiran perang da gang. Anugerah Se ku ritas Indonesia mem proyeksikan pekan ini indeks sa – ham akan bergerak pada ki saran 6.100- 6.250.

Saham-saham small cap dan pe – nan tian pembagian dividen ma sih akan meramaikan perdagangan pada pekan ini. Sementaraaksijualber sihasingdi per – kirakan terus berlanjut men catat net sell . “Secara teknikal IHSG, MACD untuk masuk tren turun, sinyal gerak akan membuat sideways, dengan volume per – dagangan relatif sepi sekitar Rp5 triliun- 7,5 triliun per hari,” pung kasnya. Dihubungi terpisah, Vice President Research Department Indosurya Ber – sinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, awal pekan ini indeks berpeluang kembali menguat setelah ditutup melemah pada akhir pekan lalu. IHSG pada awal pekan berpotensi berada pada rentang 6.081-6.368.

“IHSG pada awal pekan kedua bulan keempat tahun 2018 terlihat mulai bergeliat naik, support dapat diper ta – hankan dan teruji dengan baik sehingga pola kenaikan dalam jangka pendek mu lai terlihat,” kata William. Menurut dia, kembalinya capital inflow masih sangat diharapkan dapat kembali memberikan sentimen positif terhadap IHSG pada saat ini. Kendati demikian, menurut wil liam, pelaku pasar juga harus berhati-hati terhadap kondisi ekonomi global, mi sal – nya perang dagang antara AS dan China. Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Oskar Her – lian syah menjelaskan laju IHSG sepan – jang pekan lalu mengalami perubahan 0,23% menjadi 6.175,05 poin dari 6.188,98 poin pada perdagangan se pe – kan sebelumnya.

Sementara nilai kapitalisasi pada BEI juga menurun 0,21% menjadi Rp6.870,15 triliun pada akhir pekan ke – marin dari Rp6.884,88 triliun. “Ratarata nilai transaksi harian BEI pada sepanjang pekan lalu mengalami per – ubahan 61,05% menjadi Rp5,92 triliun dari Rp15,2 triliun, untuk rata-rata volume transaksi harian BEI juga berubah 22,58% menjadi Rp8,22 tri liun dari Rp10,61 triliun,” kata Oskar.

Meski begitu, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI pada pekan kemarin tumbuh 21,82% menjadi 354,48 ribu kali transaksi dari 290,98 ribu transaksi sepekan sebelumnya. Investor asing mencatat aksi jual bersih menjadi Rp1,4 triliun dan secara keseluruhan pada tahun ini investor asing mencatat aksi jual bersih sebesar Rp24,89 triliun.

Heru febrianto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com