SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pembangunan Oxley Dimulai, Target 2020 Serah Terima ke Konsumen

  • Reporter:
  • Rabu, 10 Mei 2017 | 14:39
  • Dibaca : 681 kali
Pembangunan Oxley Dimulai, Target 2020 Serah Terima ke Konsumen
Groundbracking Oxley. Foto Teguh Prihatna.

BATAM – Oxley Convention City memulai pembangunan apartemen super mewah di Simpang Gelael, Batam Centre, Selasa (9/5). Apartemen yang dikembangkan PT Oxley Karya Indo Batam dengan menggandeng pengembang ternama Singapura, Oxley Holdings Limited tersebut ditargetkan selesai pada 2020.

Deputy Ceo & Executive Director of Oxley Holdings Limited, Eric Low mengatakan, dimulainya pembangunan apartemen ini sesuai dengan perencanaan. Kawasan apartemen ini akan dilengkapi dengan fasilitas perkantoran dan hotel.

“Target pembangunan dilakukan selama tiga tahun dan pada 2020 kami usahakan sudah bisa dilakukan serah terima kepada konsumen,” ujarnya saat peletakan batu pertama pembangunan Oxley Convention City.

Acara peletakan batu pertama Oxley Convention City dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah. Di antaranya Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya, Ketua DPRD Batam Nuryanto, dan pejabat lainnya.

Oxley Convention City dibangun di atas lahan seluas 4 hektare dengan lima tower. Yakni tiga tower hunian mewah atau apartemen 32 lantai, terdiri dari Tower A dengan 624 unit, Tower B dengan 569 unit, dan Tower C dengan 442 unit. Kemudian satu tower hotel 21 lantai dengan 520 kamar dan satu tower perkantoran 25 lantai dengan 320 kantor serta 130 area komersil atau ruko.

Menurut Eric, Batam merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki letak sangat strategis, dekat dengan Singapura dan memiliki fasilitas infrastruktur yang memadai. Perairan Batam juga merupakan jalur pengiriman internasional tersibuk dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa. Letak strategis tersebut sangat menguntungkan untuk bisnis dan investasi.

“Kami yakin Batam sebagai kota yang tepat untuk pengembangan bisnis di sektor properti dan lebih menarik jika dibandingkan dengan Bintan atau kota-kota lain di Indonesia,” ujarnya.

Eric menjelaskan, Batam sedang mengalami pembangunan infrastruktur yang baik dan pertumbuhan penduduk. Harga properti terus meningkat dan menjadi lebih semarak dengan banyaknya obyek wisata.

Dia menilai rencana pemerintah pusat yang ingin mengubah status Batam dari kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (FTZ) menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) juga akan membantu mempercepat pengembangan Batam dan menarik investor asing.

“Indonesia merupakan proyek kami kedelapan. Kami tidak akan membatasi diri untuk terus mengembangkan di luar Singapura dan Indonesia,” jelasnya.

Antusias masyarakat di Batam, lanjut Eric, juga cukup baik, tidak kalah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Maka itu, pihaknya berharap kehadiran Oxley Convention City dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Batam untuk bisa berdaya saing dengan negara-negara lain. Dia juga berharap terus mendapatkan dukungan masyarakat dan pemerintah.

“Kami berkomitmen proyek pembangunan dengan nilai investasi mencapai Rp3 triliun ini akan selesai tepat waktu. Sehingga para konsumen yang sudah membeli bisa menempati apartemennya sesuai dengan yang direncanakan,” katanya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam, Gintoyono Batong menyambut baik hadirnya Oxley Convention City di Batam. Sehingga diharapkan bisa mendukung pengembangan pariwisata yang saat ini tengah dikembangkan Pemko Batam untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Di tengah melemahnya ekonomi global saat ini, pariwisata menjadi salah satu sektor yang tidak terkena dampaknya. Mudah-mudahan ini bisa menjadi destinasi wisata buat Batam,” katanya.

Gintoyono berpesan, jika dalam pengurusan perizinan ada pegawai pemerintah yang menghambat, pengusaha atau masyarakat bisa melaporkan langsung kepada Wali Kota Batam. Karena menurutnya, saat ini sudah bukan zamannya lagi menghambat perizinan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Itu pesan dari Pak Wali. Karena Pemko Batam sendiri saat ini juga sedang berbenah untuk bisa melayani semua masyarakat dengan baik,” terangnya.

Selain memiliki lokasi yang strategis, Oxley Convention City dilengkapi dengan sejumlah fasilitas, mulai dari kolam renang, area barbeque, taman bermain anak-anak, sauna, sky garden, dan gym center yang berada dalam satu kawasan. Konsumennya tidak hanya berasal dari Batam, tapi juga beberapa kota lain di Indonesia. Bahkan Oxley Convention City juga dipasarkan di beberapa negara tetangga.

Irwanda Hasyim, seorang pengusaha Jakarta mengaku sangat tertarik dengan apartemen Oxley Convention City. Dia sengaja datang ke Batam untuk melihat langsung proyek yang kini sudah memulai pembangunan.

“Kalau rencana beli memang ada, karena sudah lama sebenarnya saya tahu Oxley Convention City,” katanya.

Menurut Irwanda, salah satu yang membuatnya tertarik adalah letaknya yang strategis di tengah Kota Batam dan dekat dengan pusat bisnis. Apalagi letak geografis Batam yang dekat dengan Singapura dan Malaysia serta prospek pembangunan ke depan yang sangat baik.

“Pengembangnya juga sudah sangat berpengalaman dan telah berhasil di beberapa negara di Asia dan Eropa. Desainnya saya lihat juga bagus, dari beberapa apartemen yang sudah saya lihat, Oxley Convention City lebih baik,” katanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com