SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pembentukan Kecamatan Kute Siantan Disetujui

  • Reporter:
  • Kamis, 12 Desember 2019 | 10:48
  • Dibaca : 156 kali
Pembentukan Kecamatan Kute Siantan Disetujui
Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra (tegah) bersama sejumlah pegawai usai memberi keterangan kepada media, kemarin. /JHON MUNTHE

ANAMBAS – Setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyetujui pembentukan Kecamatan Kute Siantan dengan status Kecamatan Strategis Nasional, langsung ditindaklanjuti dengan keluarnya nomor kode wilayah kecamatan Kute Siantan dengan kode 21.05.10, Kabupaten Kepulauan Anambas sesuai dengan nomor surat 138/7572/BAK tanggal 10 Desember 2019.

“Keluarnya surat tersebut berarti pemekaran Kecamatan Kute Siantan telah selesai secara administrasi, tinggal menetapkan pelaksana tugas camat bersama acara peresmian saja nanti,” kata Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra, Selasa(10/12).

Wan juga menambahkan, dengan selesainya nomor kode wilayah tersebut, penugasan yang diberikan oleh Bupati Anambas, Abdul Haris untuk mengawal proses pemekaran berakhir juga secara bersamaan. Setelah itu, Bupati Anambas nantinya yang memiliki kewenangan untuk menetapkan pelaksana tugas camat.

“Jadi penugasan kepada saya untuk mengawal proses pemekaran juga berakhir. Karena semua prosedur sudah terpenuhi tinggal penunjukan Plt Camat oleh Bupati nanti,” katanya.

Sebelumnya, pemekaran tersebut diketahui merupakan usulan dari masyarakat yang diteruskan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, karena Kute Siantan memiliki wilayah pulau terluar sebagai perbatasan dengan negara tetangga. “Artinya, apa yang diaspirasikan oleh masyarakat bisa terakomodir,” ucapnya.

Dengan demikian, Kabupaten Kepulauan Anambas akan memiliki 10 kecamatan, yakni Kecamatan Siantan, Siantan Selatan, Siantan Timur, Siantan Tengah Kecamatan Palmatak, Siantan Utara, Jemaja, Jemaja Barat, Jemaja Timur, serta Kute Siantan.

Kecamatan Kute Siantan tersebut saat ini masih menginduk di Kecamatan Palmatak. Adapun desa yang ingin mekar dari kecamatan induk, antara lain Desa Payalaman, Payamaram, Batu Ampar, Matak dan Desa Teluk Bayur.

jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com