SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pembukaan Kenduri Seni Melayu Berlangsung Meriah

  • Reporter:
  • Kamis, 12 Desember 2019 | 14:20
  • Dibaca : 82 kali
Pembukaan Kenduri Seni Melayu Berlangsung Meriah

SINDOBATAM – Pembukaan Kenduri Seni Melayu ke-21 berlangsung meriah. Kenduri yang diikuti enam negara itu dibuka dengan menari Jogi serentak oleh 1.000 pelajar di Dataran Engku Putri, Rabu (11/12) malam. Bersama para pelajar, tampil Mak Normah, seniman melayu Batam yang kini berusia 80 tahun.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata mengatakan, KSM merupakan agenda kebudayaan yang rutin digelar tiap tahun oleh Pemerintah Kota Batam sejak 1999. Seperti beberapa tahun terakhir, KSM ke-21 ini juga dilaksanakan sejalan dengan perayaan Hari Jadi Batam.

“Panggung seni yang menghadirkan ratusan peserta dari dalam dan luar negeri ini diadakan selama tiga hari, Rabu-Jumat (11-13/12),” kata dia.

Malam pembukaan berlangsung meriah. Selain penampilan jogi massal, juga ada tarian Legenda Pulau Putri persembahan dari sanggar tari Kota Batam serta tari sekapur sirih dari Sanggar Wan Sendari binaan Disbudpar Batam.

“KSM tahun ini kembali diikuti peserta dari negara serumpun. Seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Kazakhstan, hingga Rusia. Juga peserta dari dalam negeri, mulai dari Aceh hingga pulau Jawa,” kata Ardi.

Sementara Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Nyat Kadir pada kesempatan ini menyampaikan selamat ulang tahun kepada Kota Batam.

“Saya juga ingin menyaksikan Kenduri Seni Melayu yang sudah berusia 21 tahun. Yang pertama kali digelar setelah pertemuan negara-negara Melayu. Terima kasih kepada Wali Kota setelah saya yang secara konsisten melaksanakan acara ini dan semakin baik dari tahun ke tahun. Selamat kepada semua pekerja seni, teruslah berkarya,” katanya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang didapuk membuka acara malam ini. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga KSM. Karena tak mudah menjaga keberlangsungan acara kebudayaan seperti ini.

“Kegiatan ini juga menjadi bentuk keberpihakan kita pada kesenian. Dan bentuk kepedulian penggiat seni untuk selalu tunak berkhidmat memberi kontribusi terhadap seni Melayu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada delegasi dari negara-negara serumpun. Tahun depan, ia mengajak untuk membawa delegasi lebih banyak lagi. Begitu juga untuk delegasi dari berbagai daerah di dalam negeri.

“Kepada seluruh delegasi kami haturkan terima kasih untuk kontribusinya,” ujar Amsakar.

Pada saat bersamaan, masih dalam rangkaian Hari Jadi Batam ke-190, juga diadakan International Batam Expo 2019. Pameran produk usaha mikro kecil menengah dan ekonomi kreatif ini akan berlangsung hingga 15 Desember di Dataran Engku Putri.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com