SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pembunuh Lansia Singapura Diringkus

  • Reporter:
  • Kamis, 29 Juni 2017 | 16:00
  • Dibaca : 323 kali
Pembunuh Lansia Singapura Diringkus
ilustrasi

:: Tersangka Lari ke Jambi lewat Batam

JAMBI – Jajaran Reskrim Polres Tanjungjabung Barat, Jambi, mengamankan Khasanah (40), tersangka pembunuhan dua majikannya di Singapura di kamar 102 Hotel Number, Kualatungkal, Selasa (27/6) malam. Khasanah sempat lari lewat Batam sebelum kabur ke Kualatungkal.

“Sementara ini pelaku dan barang bukti kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres Tanjungjabung Barat AKBP ADG Sinaga, kemarin.

Pembunuhan itu terjadi di flat eksekutif Block 717, Bedok Reservoir Road, Singapura, Rabu (21/6). Usai membunuh pasangan lanjut usia (lansia) bernama Chia Ngim Fong (79) dan istrinya Chin Sek Fah (78), tersangka melarikan diri ke Jambi melalui Batam.

Jasad kedua korban ditemukan di flat lantai dua. Chia ditemukan di kamar tidur utama dengan noda darah di tubuhnya. Sedangkan jasad istrinya ditemukan dengan luka di lehernya. Keduanya diikat dengan tali rafia.

Seorang anggota keluarga, yang diyakini sebagai cucu pasangan itu, telah menghubungi polisi. Penyelidik polisi, yang berada di tempat kejadian lebih dari 12 jam, telah mengambil tiga pisau dari saluran pembuangan di flat tersebut. Anggota keluarga yang menunggu di tangga menangis keras saat kedua jasad korban dibawa melewati mereka dan dibawa pergi sekitar pukul 23.00 malam.

Kepolisian Singapura telah menghubungi kepolisian Indonesia untuk membantu penyelidikan. Tersangka diyakini merupakan pembantu rumah tangga yang dipekerjakan oleh Sun Employment Agency sekitar sebulan lalu. Agen PRT itu milik putra pasangan korban yang juga tinggal di flat tersebut.

Agen tersebut tutup pada Kamis pekan lalu, yang menurut agen-agen lain, merupakan hal yang tidak biasa. ”Mereka biasanya buka setiap hari dan bisnis mereka bagus,” kata Liew Peh Ling (28) yang bekerja di Sin Yuan Resources.

Manajer agen lain, yang menolak disebut namanya, mengatakan bahwa tidak mengherankan jika pemilik agen menyewa pembantu mereka sendiri di rumah mereka.

Beberapa tetangga menggambarkan pasangan tersebut sebagai orang yang ramah dan penuh kasih. Korban pria dikenal memiliki masalah mobilitas dan memerlukan tongkat setelah mengalami stroke baru-baru ini.

Menurut catatan Accounting and Corporate Regulatory Authority, pasangan tersebut memiliki 747 Department Store dari tahun 1977 sampai 1990. Mereka kemudian mengelola tiga toko yang menjual sepatu, produk kecantikan dan barang lainnya sampai tahun 2000.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi masyarakat yang mengabarkan ada seorang perempuan berkomunikasi via telepon dengan seseorang. Dalam komunikasi itu, perempuan tersebut mengaku ingin tobat dan tinggal di pesantren.

Berdasarkan informasi itu, Kapolres Tanjungjabung Barat lalu memerintahkan Kasat Reskrim AKP Pandit Wasianto bersama personel Satreskrim dan Satuan Intel Polres Tanjungjabung Barat melakukan penyelidikan. Dari pengecekan identitas, didapati pelaku berinisial Kh sebagaimana berita media online mengenai pembunuhan di Singapura. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui baru saja melakukan pembunuhan di Singapura.

“Kepada petugas, pelaku yang beralamat di Jalan B III Dalam RT 003/005, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat mengakui semua perbuatannya bahwa dirinya baru saja melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap sepasang orang lansia yang terjadi di Singapura,” tutur Kuswahyudi.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan petugas, terdiri dari KTP dan Paspor atas nama Khasanah. Selanjutnya, 5 buah jam tangan merk Ellese warna hitam, A&Q warna hitam, Monaco Heureur warna hitam, Adidas warna silver, DBM Clubbing warna silver, termasuk tiga unit telepon genggam dan laptop.

Barang bukti lainnya berupa uang Rp801.000, Dollar Singapura (pecahan 1 dolar 5 buah, 5 dolar 2 buah, 10 dolar 2 buah, 25 dolar 3 buah), serta Ringgit Brunai (pecahan 10 ringgit 1 buah, 25 ringgit 2 buah). Selanjutnya uang Kyats Myanmar (pecahan 50 kyats 1 buah), Dollar Canada (pecahan 5 dollar 1 buah, Dollar Amerika (pecahan 5 dollar 1 buah), dan uang Yuan China (pecahan 5 yuan 2 buah, 10 yuan 1 buah).

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com