SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pemilu di 18 TPS Diulang

  • Reporter:
  • Sabtu, 20 April 2019 | 16:15
  • Dibaca : 90 kali
Pemilu di 18 TPS Diulang
ilustrasi

PINANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri memerintahkan 18 tempat pemungutan suara (TPS) di lima kabupaten melakukan pencoblosan ulang.

Komisoner KPU Kepulauan Riau (Kepri) Widiyono Agung mengatakan lima kabupaten dan jumlah TPS itu adalah lima di Karimun, lima TPS di Tanjungpinang, lima TPS di Anambas, satu TPS di Bintan dan dua TPS di Lingga. Selain pemilihan suara ulang empat TPS, ada juga yang harus melakukan pemungutan suara lanjutan, yaitu tiga TPS di Kecamatan Tambelan Kabupaten Bindan dan satu TPS di Lapas Dabo Kabupaten Lingga.

“Ada 18 TPS di Kepri yang melakukan PSU (pemungutan suara ulang) dan beberapa PSL (pemungutan suara langsung),” sebut dia.

Jadwal pemilihan ulang sesuai aturan paling lama 10 hari setelah 17 April 2019. KPU sudah menjadwalkan pemilihan ulang di 18 TPS tersebut yang sebagian digelar pekan depan. Pencoblosan ulang di Bintan dijadwalkan Selasa (23/4), Tanjungpinang dan Lingga Rabu (24/4). “Karimun dan Anambas masih menunggu keputusan kapan dilaksanakan PSU,” kata dia.

Menurut dia, pemilihan suara ulang kebanyakan karena ada warga yang memanfaatkan KTP elektronik dengan alamat di luar TPS untuk memilih. KTP elektronik itu digunakan untuk memilih anggota DPRD, meski alamatnya berbeda dengan lokasi TPS, dan pemilih tidak mengantongi form A5.

“Karena termakan berita berantai di WA, beberapa pemilih memaksa untuk mencoblos dengan menunjukkan WA berantai tersebut. Hal ini menenuhi syarat untuk dilakukan pemilihan suara ulang,” katanya.

Widiyono menjelaskan logistiknya disiapkan masing-masing 1.000 surat suara, tapi andaikan pemilihnya lebih dari 1.000 pemilih akan diminta lagi ke KPU RI untuk segera mencetak ulang mengirimnya sesegera mungkin. “PSU dilaksanakan secepatnya. Mudah-mudahan logistiknya cukup. PSU ini masih ada potensi naik lagi,” ujar dia.

Ia menjelaskan, UU Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 372 dan 373 junto PKPU 3 Tahun 2019 Pasal 65 dan 66, disebutkan pemungutan suara ulang dan pemungutan suara lanjutan dilaksanakan paling lama 10 hari setelah hari pemungutan suara. “Untuk Kota Batam dan Kabupaten Natuna, tidak ada pelaksanaan pemungutan suara ulang dan pemungutan suara lanjutan,” kata dia.

Dengan hasil evaluasi itu, ia menyimpulkan pelaksanaan Pemilu 2019 di Kepri relatif terlaksana dengan baik, aman, dan damai.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua KPU Batam Syahrul Huda juga menyampaikan pelaksanaan pemilu di kota setempat berjalan setempat, meski diwarnai beberapa kendala.

Menurut dia, seluruh kendala, termasuk terlambatnya pendistribusian logistik dan surat suara tertukar dapat diatasi dengan cepat, sehingga tidak menimbulkan masalah panjang.

“Penanganan ketika ada masalah, langsung direspon cepat. Seperti begitu ada informasi kekurangan surat suara, petugas langsung mengantarnya,” kata dia. Di seluruh Provinsi Kepri terdapat 2477 TPS yang telah melaksanakan pemungutan suara serentak pada 17 April 2019.

Karena Data Pemilih

Sementara itu, Ketua Penegakan Hukum dan Pelayanan Terpadu Bawaslu Karimun Muhammad Fadly mengatakan, Pemungutan Suara Ulang dilakukan karena Bawaslu menemukan adanya pemilih tidak terdaftar dalam DPT, DPTb dan mengantongi A5 ikut melakukan pencoblosan di TPS tersebut.

“Kami masih belum dapat mengungkapkan berapa TPS, masih kita fix-kan lagi jumlahnya. Pastinya, TPS dilakukan PSU itu berada di Kecamatan Karimun dan Kecamatan Moro,” kata Fadly saat ditemui di Kantor Bawaslu Karimun, Jumat (19/4) sore.

Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan dan mengupdate data jumlah TPS tersebut. Bawaslu masih mempunyai waktu sampai 10 hari usai Pemilu untuk melakukan PSU. “Dalam undang- undang batasnya sampai 10 hari usai pelaksanaan pemilu. Namun kami tidak ingin diakhir- akhir melakukan PSU, sesegera mungkinlah kita lakukan,” katanya. Fadly mengatakan, pemungutan suara ulang terbagi beberapa kategori. Ada TPS yang melakukan pemungutan suara ulang secara keseluruhan, dan juga ada hanya pemilihan presiden. “Yang pasti ada secara keseluruhan dan ada juga yang sebagian. Penetapan PSU ini akan ditetapkan KPU, jadi kita hanya merekomendasikan,” katanya.

Sedangkan KPU Karimun masih menunggu rekomendasi dari Bawaslu Karimun untuk melakukan tindak lanjutnya. “Sudah kami dengar ada beberapa TPS yang dilakukan PSU. Tetapi kita masih menunggu rekomnya,” kata Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko.

m bunga ashab/ricky robiansyah/cr1

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com