SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pemkab Natuna Serahkan Aset ke KKP

  • Reporter:
  • Kamis, 21 Maret 2019 | 10:10
  • Dibaca : 147 kali
Pemkab Natuna Serahkan Aset ke KKP
Bupati Natuna Hamid Rizal dan Sekjend KKP Nilanto Perbowo menandatangani naskah penyerahan aset. f sholeh ariyanto

NATUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna melakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah Barang Milik Negara (BMN) ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Pelabuhan SKPT Selat Lampa, Rabu (20/3). Aset yang diserahkan berupa Dermaga Pelabuhan di Desa Tanjung Kumbik, Kecamatan Pulau Tiga. Aset senilai Rp 2,74 miliar itu merupakan bukti dukungan penuh Pemkab Natuna untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan.

Sekretaris Jendral Kementerian Kelautan dan Perikanan Nilanto Perbowo mengatakan, ada sekitar 12 Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) di Indonesia sepanjang 2018. Di antaranya, Natuna, Nunukan, Biak Numfor, Talaud, Morotai, Mentawai Sabang, Rote Ndao, Sumba Timur dan Saumlaki.

Selanjutnya, kata dia, sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional, SKPT Natuna juga mendapat banyak dukungan dan sinergi dari kementerian dan lembaga terkait seperti, Kementerian PUPR dalam bentuk pembangunan jalan akses ke lokasi dari Ibu Kota Ranai menuju SKPT Natuna. “Total investasi anggaran APBN yang telah digulirkan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk kegiatan SKPT Natuna 2015-2018 mencapai Rp212,2 miliar,” kata Nilanto.

Ia mengatakan, bahwa setelah SKPT Natuna dibangun dengan baik, berikutnya adalah operasionalnya berjalan optimal. “Sampai Desember 2018, produksi ikan yang didaratkan di SKPT Selat Lampa mencapai 1.361 ton dengan nilai sekitar Rp34 miliar. Ke depan jumlah ini akan jauh meningkat seiring dengan kehadiran kapal ikan izin provinsi dan pusat di SKPT Natuna,” katanya.

Kemudian, SKPT Selat Lampa juga mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam bentuk dukungan penyediaan fasilitas dan penguatan akses telekomunikasi internet serta Kementerian Perhubungan dalam bentuk dukungan transportas distribusi pemasaran hasil perikanan Natuna melalui tol laut dan fasilitasi penerbitan dokumen kapal bantuan pemerintah bagi para nelayan. Selanjutnya bantuan dari Kementerian BUMN dalam bentuk dukungan kegiatan pemasaran hasil perikanan Natuna melalui peran Perum Perikanan dan perbankan dalam bentuk kehadiran layanan perbankan untuk nelayan di lokasi SKPT Natuna.
“Program ini diluncurkan dengan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat nelayan di Natuna,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com