SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pemko Batam Renovasi 50 RTLH di Pulau Karas

  • Reporter:
  • Jumat, 12 Mei 2017 | 14:19
  • Dibaca : 624 kali
Pemko Batam Renovasi 50 RTLH di Pulau Karas
Wali Kota Batam Muhammad Rudi meninjau hasil RTLH di Karas, beberapa waktu lalu. /DOK SINDO BATAM

GALANG – Alias, warga Pulau Karas, Kecamatan Galang tampak sumringah ketika menerima kunci replika untuk rumah barunya. Kunci berukuran besar dengan bahan dasar gabus ini diserahkan Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam acara penyerahan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Pulau Karas, Selasa (9/5).

Meski lokasi rumah tidak berubah, tapi bagi Alias ini seperti rumah baru. Karena kondisi rumah berganti total pasca renovasi. “Tadinya papan, sekarang semen semua,” kata bapak tiga orang anak ini.

Selain dari segi bahan dasar, luasan rumah juga mengalami perubahan. Menurut dia, tempat tinggalnya kini sedikit lebih besar dari bangunan sebelumya. Bahkan lebih besar daripada luas yang ditentukan pemerintah pemberi program RTLH ini. “Pembangunan ditentukan Dinas, 6×6 meter. Dibuatnya 8×6 meter. Alhamdulillah cukup bahannya,” kata Alias.

Pria yang kesehariannya sebagai nelayan ini mengatakan bantuan yang diberikan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat bukan dalam bentuk uang tunai. Melainkan bahan bangunan seperti semen, seng, broti, pintu, dan jendela. Rumah barunya dibangun dengan bantuan masyarakat sekitar secara gotong royong dengam memakan waktu dua pekan.

Proses pembangunan dilakukan bertahap per ruangan. Sehingga tetap bisa keluarganya tempati selama renovasi berlangsung. Dia menambahkan, ada 6-7 rumah lagi yang mendapat bantuan serupa di Pulau Karas. Adapun beberapa lainnya yang mendapat bantuan rehabilitasi sebagian, bukan bongkar habis seperti rumahnya. Berdasarkan informasi dari tokoh masyarakat Kelurahan Karas, total 50 RTLH yang menerima bantuan rehabilitasi.

Warga lain yang mendapat bantuan renovasi rumah adalah Ira. Ibu dua anak ini menempati rumah panggung di atas laut. Sehingga bahan bangunan yang diterima berupa seng, papan triplek, broti, dan paku. Sama seperti Alias, rumah Ira juga dibongkar habis. Namun selama pengerjaan, dia tinggal di rumah mertua yang berada tepat di sebelah rumahnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com