SINDOBatam

Terbaru Metro+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pemko Setujui Anggaran Pilkada Rp27 Miliar

  • Reporter:
  • Selasa, 16 Juli 2019 | 15:42
  • Dibaca : 70 kali
Pemko Setujui Anggaran Pilkada Rp27 Miliar
ilustrasi

BATAMKOTA – Pemko Batam menyetujui anggaran pemilihan wali kota (Pilwako) Batam sebesar Rp27 miliar yang diajukan Komisi Peimilihan Umum (KPU) Kota Batam. Anggaran tersebut akan dimasukan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2019 dan APBD tahun 2020 mendatang.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, pengajuan anggaran oleh KPU Batam tersebut saat ini sudah diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam. Karena bagaimanapun penyusunan anggaran APBD baik itu perubahan ataupun murni, Pemko Batam harus berkoordinasi dengan lembaga legislatif tersebut.

“Kalau Pemko sudah setuju, tinggal DPRD Batam nanti seperti apa. Sekarang sudah kami ajukan,” ujarnya, Senin (15/7).

Dijelaskannya, tahapan Pilkada Batam akan dimulai pada akhir tahun ini, karena itu anggarannya tentu harus sudah dimasukan pada APBD Perubahan tahun 2019. Sehingga nantinya KPU sudah memiliki anggaran untuk melaksanakan tahapan pemilu tersebut, jangan sampai pemilu menjadi terhambat karena KPU tak memiliki anggaran.

Hanya saja, pihaknya mengaku belum membahas secara teknis berapa besaran anggaran yang dimasukan dalam APBD perubahan. Rudi mengatakan, intinya Pemko Batam siap menganggarkan untuk pelaksanaan Pilwako 2020 mendatang. Lebih detail nantinya akan dibahas bersama DPRD Kota Batam.

“Tahapan pemilu dimulai akhir tahun ini, jadi kita anggarakan di APBD perubahan tahun 2019 dan APBD murni tahun 2020,” katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mengajukan Rp27 miliar untuk anggaran Pemilihan Wali Kota dan Wali Kota Batam 2020 kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Anggaran digunakan mulai dari awal pendataan sampai Pilkada selesai.

Ketua KPU Batam Syahrul Huda mengatakan, pihaknya berharap pengajuan anggaran dapat disetujui dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2019. Pasalnya tahapan Pilkada akan dimulai pada akhir tahun ini.

“Kalau menunggu APBD 2020, nanti untuk tahapan yang tahun ini kami pakai anggaran mana. Karena itu kami harap di APBD Perubahan,” ujarnya di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (10/7).

Syahrul menjelaskan, angka Rp27 miliar ini lebih tinggi dibanding anggaran pada Pilkada 2015 lalu. Pada pilkada sebelumnya, KPU Batam menerima sekitar Rp 15 miliar. Menurut dia, kebutuhan anggaran yang cukup besar ini karena logistik Pemilu serentak April lalu tak bisa dipakai lagi untuk Pilkada tahun depan.

Pada pilkada lalu, logistik Pemilu 2014 masih bisa dipakai di 2015. Sedangkan di Pemilu sekarang semua barang habis pakai. Setelah selesai sengketa pemilu nanti, semua logistiknya harus dimusnahkan atau dilelang. Itu sebabnya anggaran yang dibutuhkan pada Pilkada tahun depan lebih tinggi dibandingkan tahun 2015 lalu.

“Awalnya kami ajukan sekitar Rp 41 miliar. Tapi setelah melalui pembahasan, ternyata sebagian ada yang sudah ditanggung KPU Provinsi. Jadi finalnya diajukan sekita Rp 27 miliar itu,” katanya.

Syahrul mengaku belum tahu pasti kapan tahapan pilkada dimulai. Karena belum menerima draft pentahapan resmi dari KPU RI. Namun berdasarkan informasi yang ia dapat dari media massa, tahapan pilkada serentak akan dimulai September ini. Dan pelaksanaan pemungutan suara pada 23 September tahun depan.

ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com