SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pemprov Evaluasi Pegawai Indisiplin

  • Reporter:
  • Selasa, 8 Januari 2019 | 12:14
  • Dibaca : 132 kali
Pemprov Evaluasi Pegawai Indisiplin
Wakil Gubernur Kepri Isdianto berbincang dengan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Kepri usai apel gabungan di halaman Kantor Gubernur Kepri, Senin (7/1). /DOK HUMAS PEMPROV KEPRI

PINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan mengevaluasi pegawai mereka yang tidak disiplin (indisiplin). Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kepri Isdianto saat apel gabungan di halaman Kantor Gubernur Kepri, Senin (7/1).

“Jika ke depannya tidak ada perubahan, kita akan mengevaluasi ini, bersama sekda, kita akan lapor kepada gubernur. Dan ini bukan hanya sekadar gertak. Kita akan buktikan,” kata Isdianto di hadapan seluruh pegawai Pemprov Kepri.

Masih menyangkut masalah kedisiplinan, Isdianto juga tidak ragu-ragu akan melakukan absen secara manual setiap Senin pagi. Tujuannya, ia agar pegawai kompak, disiplin dan fokus dengan tanggung jawab sebagai ASN.

“Bila perlu kita lakukan absen manual setiap Senin dan saya yang pegang absennya. Sehingga saya punya data valid ketika lapor kepada gubernur,” kata Isdianto.

Isdianto juga mengaku senang karena jumlah pejabat eselon III yang mengikuti apel pada kesempatan itu jumlahnya lebih banyak jika dibanding pekan sebelumnya.

Masalah lainnya, pada kesempatan ini Isdianto juga menyampaikan bahwa proses audit atau pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap penggunaan anggaran di lingkungan Pemprov Kepri sudah selesai dilakukan. Dan diakui wakil Gubernur untuk beberapa OPD didapati ada temuan terutama dalam hal administrasi. Namun dalam tahap yang masih bisa diberikan jawaban dan bisa diterima oleh pihak BPK.

Untuk sementara ini, kata Isdianto Pemprov Kepri mendapatkan predikat baik dari BPK. Dan tercatat ada 13 Provinsi yang mendapatkan predikan baik. Hanya 5 Provinsi dengan predikat memuaskan.

“Maka saya sarankan agar OPD yang merasa ada temuan agar proaktif untuk memperbaiki. BPK memberi waktu dalam kurun 60 hari. Jika dalam 60 hari itu berhasil kita perbaiki, maka kita bisa mengubah predikat baik yang kita dapat itu menjadi memuaskan,” ujar Isdianto.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com