SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

PENANGANAN COVID-19: Tenaga Medis di Kepri Dapat Insentif Rp15 Miliar, Pemprov Minta 10 Ribu APD ke Pusat

  • Reporter:
  • Senin, 30 Maret 2020 | 16:50
  • Dibaca : 505 kali
PENANGANAN COVID-19: Tenaga Medis di Kepri Dapat Insentif Rp15 Miliar, Pemprov Minta 10 Ribu APD ke Pusat

TANJUNGPINANG- Plt Gubernur Kepri, Isdianto menyerahkan secara simbolis insentif kepada dokter, perawat, tenaga medis dan staf pendukung lainnya yang berjuang merawat para pasien yang berhubungan dengan Covid 19 atau virus korona di Gedung Daerah, Senin (30/3). Adapun total saat ini yang sudah disiapkan Kepri untuk insentif dan kebutuhan lainnya untuk rumah sakit sebesar Rp15 miliar.

Pembagian insentif ini digolongkan berdasarkan tiga ring dengan masing masing besaran ring 1 sebesar Rp4.730.000, ring 2 sebesar Rp2.750.000 dan ring 3 sebesar Rp1.650.000

Besaran insentif yang akan diterima tenaga medis dihitung dari berapa lama mereka sudah bertugas melayani pasien sejak dilakukan pemeriksaan baik itu positif atau negatif.

Isdianto mengatakan insentif yang diberikan Pemprov Kepri ini tidak seberapa besarnya dibandingkan tenaga yang dikeluarkan para tenaga medis yang langsung mengancam nyawa mereka.

“Kami tetap semangat hadapi bencana ini karena ada tenaga medis. Kami yakin dan percaya tenaga medis profesional menangani semuanya. Terbukti sampai detik ini ada yang sudah sembuh,” kata Isdianto.

Walaupun jumlahnya tidak seberapa tapi insentif ini adalah bentuk penghargaan. Semua warga Kepri menggantungkan harapan kepada semua tenaga medis di Kepri.

Isdianto juga mengakui perlengkapan APD untuk jangka waktu lama belum memadai. Persiapan sampai saat ini hanya bisa bertahan satu pekan ke depan. Untuk itu Pemprov sudah menyurati pusat meminta bantuan 10 ribu APD lagi. Hal ini sangat penting supaya tidak ada lagi kehawatiran untuk tenaga kesehatan.

“Menko Maritim dan Mendagri juga sudah berikan alamat untuk pembelian APD ini. Cuman kita akan berebut dengan provinsi lainnya. Kami akan berusaha sebesar mungkin mendapatkan itu,” kata Isdianto.

Sekdaprov Kepri, Arif Fadillah mengatakan penghitungan pemberian insentip memakai rumus. Rumus yang dipakai melihat berapa hari tenaga medis bekerja.

Penghitungannya jika tenaga medis sejak awal sudah bekerja maka akan langsung dihitung dari hari itu juga. Pemberian insentif ini akan terus dilakukan sampai virus corona berakhir dari Kepri. Pemprov Kepri sendiri telah membuka diri untuk menyiapkan anggaran terhadap resiko yang akan dihadapi atas gejala yang akan disebabkan Corona. “Pak Presiden sudah membuka lebar-lebar penggunaan anggaran untuk menanggulangi virus ini,” kata Arif.

Sementara itu Plt Dirut RSUP Kepri, Elviani Sandri mengatakan terkait jumlah berapa banyak tenaga medis yang akan mendapatkan insentif ini belum bisa menyebutkan secara mendetail karena datanya ada di kepegawaian.

Elviani menjelaskan lebih rinci pembagian ring 1 dikelompokkan untuk dokter umum, dokter spesialis, perawat yang bersentuhan langsung dengan pasien yang diisolasi. Untuk ring 2 dikelompokkan untuk tenaga medis di laboratorium, radiologi yang bekerja menangani pasien sebelum dimasukkan ke ruang isolasi. Sementara ring 3 dikelompokkan untuk penunjang lainnya yang secara tidak langsung berkaitan dengan pasien, seperti halnya pasien rujukan. rinto situmorang

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com