SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pencuri Ikan Asal Vietnam Didenda Rp300 Juta

  • Reporter:
  • Jumat, 6 Juli 2018 | 14:07
  • Dibaca : 176 kali
Pencuri Ikan Asal Vietnam Didenda Rp300 Juta
Delapan terdakwa pencuri ikan asal Vietnam saat hendak mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Perikanan Tanjungpinang, Kamis (5/7). F Muhammad Bunga Ashab

PINANG – Majelis hakim Pengadilan Negeri Perikanan Tanjungpinang menjatuhkan vonis pidana denda Rp300 juta kepada delapan orang pencuri ikan asal Vietnam, Kamis (5/7/2018). Para terdakwa terbukti melakukan penangkapan ikan di zona ekonomi ekslusif Indonesia (ZEEI) tanpa dilengkapi surat izin penangkapan ikan (SIPI).

Majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Jhonson Freddy Esron Sirait, didampingi Agus Susanto dan Ichsan Suwanto mengadili empat terdakwa Nguyen Tai Lai, Nguyen Van Hoang, Le Ngoc Bach, dan Thiue Hoang Anh.

Para terdakwa tebukti melanggar Pasal 93 ayat (2) Jo pasal 27 ayat (2) Jo Pasal 102 Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp300 juta atau penjara selama enam bulan (sidang terpisah),” kata Jhonson.

Dia mengatakan perbuatan para terdakwa merugikan sumber daya laut Indonesia serta merugikan nelayan Indonesia. Namun karena dalam persidangan para terdakwa bersikap sopan dan tidak memberikan keterangan berbelit-belit serta menyesali perbuatannya maka hal itu meringankan pengadilan atas mereka.

“Pada prinsipnya kami (majelis hakim) sependapat dengan tuntutan jaksa,” kata dia.

Sebelum putusan ditetapkan Le Ngoc Bach sempat meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim. Dia mengaku hanya sanggup membayar denda sebesar Rp50 juta. Hal serupa juga disampaikan tiga terdakwa lainnya

“Keluarga saya tidak mampu bayar denda, kami sanggup bayar Rp50 juta,” kata Le Ngoc Bach.

Sementara empat terdakwa lainnya, Tran Anh Tuan, Tran Van Thai, Dao Mara, dan Tran Duch Thoi disidangkan majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Acep Sopian Sauri, didampingi Hakim Anggota Imam Bustan dan Wisaksono. Asep mengatakan, keempat terdakwa terbukti bersalah melanggar undang-undang.

“Masing-masing terdakwa dipidana denda Rp300 juta,” kata Asep.

Seperti diketahui, Nguyen Van Hoang, nakhoda kapal KM KG 90592TS bersama dengan Nguyen Tai Loi sebagai kepala kamar mesin, Le Ngoc Bach selaku nakhoda kapal KM KG95337TS dan Thieu Hoang Anh selaku kepala kamar mesin pada Jumat (16/3) lalu sekira pukul 00.28 tertangkap sedang menangkap ikan di perairan Indonesia. Kedua kapal asing tersebut menangkap ikan tepatnya di Laut Natuna Utara yang masuk dalam kawasan ZEEI.

Sementara itu terdakwa Trah Ann Tuan nakhoda kapal KM BV 5480TS bersama dengan Tran Duc Thoi selaku kepala kamar mesin menangkap ikan pada Jumat (16/3) sekira pukul 18.01 di laut Utara Natuna masuk ZEEI. Sedangkan Dao Mara selaku kepala kamar mesin dan Tran Van Thai nakhoda kapal menggunakan kapal KM KG95366TS/ SIMA001 menangkap ikan pada Jumat (16/3) sekira pukul 02.19 di Laut Natuna Utara masuk ZEEI.

muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com