SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Penerimaan Murin Baru Dimulai 1 Juli

  • Reporter:
  • Kamis, 13 Juni 2019 | 09:39
  • Dibaca : 67 kali
Penerimaan Murin Baru Dimulai 1 Juli
Pendaftaran murib baru di Karimun beberapa waktu lalu. /ricky robiansyah

KARIMUN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Karimun dimulai pada 1 Juli mendatang. Dijadwalkan PPDB tahun ajaran 2019-2020 akam dilakukan setelah tahun ajaran baru selesai.

Penerimaan peserta didik baru di Karimun saat ini masih menggunakan sistem manual. Penerapan sistem Online belum dapat dilaksanakan dan masih dijajaki penerapannya di Karimun.

Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun Riza Kurniati mengatakan, pada PPDB tahun 2019 ini, SMP di Karimun masih menggunakan sistem yang sama seperti tahun 2018.

“PPDB SMP akan dimulai pendaftarannya pada 1 Juli nanti, setelah siswa/i melaksanakan ujian kenaikan kelas. Sistemnya masih sama secara manual dan kita tetap menerapkan zonasi dalam penerimaan nanti,”kata Riza, Rabu (12/6).

Riza menyebutkan, meski menggunakan sistem PPDB yang lama, namun pihaknya menerapkan metode baru dalam penerimaan siswa baru nantinya. Dimana untuk zonasi PPDB telah ditentukan setelah kelulusan diumumkan.

“Jadi kita gunakan sistem yang lebih rapi. Caranya itu dengan melakukan pendataan terlebih dahulu terhadap siswa dan merekomendasikan dimana sekolahnya sesuai zonasi. Jadi dari awal orang tua siswa akan tau kemana nanti mereka mendaftar, hal ini untuk mencegah terjadinya penumpukan,”katanya.

Dengan penerapan metode baru tersebut, Disdik Karimun berharap dapat mengurangi penumpukan siswa di saat pendaftaran. Menurut Riza, metode itu sudah disosialisasikan kepada orang tua siswa dan pihaknya telah menyiapkan blanko persetujuan.

“Jadi tidak bisa lagi siswa sembarangan mendaftar, semuanya telah diatur sejak awal. Metode ini untuk sekolah negeri, sedangkan swasta tidak,” katanya.

Ia mengatakan, terkait PPDB SD juga turut dilaksanakan dalam waktu yang sama. Penerapannya juga turut menggunakan sistem zonasi sesuai dengam wilayah tempat tinggalnya.

“SD sama tanggalnya dan juga pakai sistem zonasi,” katanya.

Riza meminta, orang tua siswa yang nantinya akan mendaftarkan anaknya masuk sekolah diharapkan dapat mengerti. Penerapan sistem zonasi tersebut bertujuan untuk pemerataan pendidikan, sehingga tidak ada lagi sekolah unggulan.

“Jadi semua sekolah itu sama, metode pendidikannya juga sama. Selain itu juga memperpendek jarak tempuh sekolah anak, dan orang tua juga tidak harus jauh-jauh mengantar anaknya,” katanya.

Riza juga memastikan PPDB di Karimun bersih dari pungutan Liar. Pihaknya akan segera mengumpulkan kepala sekolah untuk mengingatkan hal itu.

“Kami akan buat juknisnya yang akan diserahkan kepada Kepala Sekolah. Kami pastikan tidak ada Pungli,” katanya.

Ricky Robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com