SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Kepri Rp576,1 Miliar

  • Reporter:
  • Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:01
  • Dibaca : 84 kali
Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Kepri Rp576,1 Miliar
Warga membayar pajak kendaraan di mobil Samsat Keliling, beberapa waktu lalu. Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Kepri hingga Oktober mencapai Rp576,1 miliar dari target Rp670,7 miliar. /DOK SINDO BATAM

BATAMKOTA – Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Kepri hingga Oktober mencapai Rp576,1 miliar atau 85,23 persen dari target Rp670,7 miliar. Aturan penyesuaian pajak yang dilaksanakan pemerintah daerah mendongkrak pendapatan PKB di Kepri.

Peraturan Gubernur (Pergub) Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (PPKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor BPNKB, terbukti mampu meningkatkan animo masyarakat membayar pajak kendaraan.

Kabag Penerimaan Berkas Kendaraan Bidang Pendapatan BP2RD Kepri, Dicky Wijaya mengatakan, PPKB dan BPNKB perlu dilakukan penyesuaian pajak kendaraan bermotor untuk tahun pembuatan yang sudah tua.

“Alasannya karena sudah tidak sesuai lagi dengan harga di pasaran umum dan juga nilai ekonomis kendaraan yang saat ini berlaku. Maka sebab itulah dikeluarkan pergub 22 ini,” ujarnya di Batam Centre, Rabu (9/10).

Ia mengatakan, antusias masyarakat khususnya pemilik kendaraan tua juga cukup tinggi. Hal ini juga berbanding lurus dengan pencapaian realisasi PPKB dan BPNKB. Di mana untuk PPKB dari target Rp409,2 miliar terealisasi Rp313 miliar. Sementara BPNKB dari target Rp270,5 miliar tercapai Rp245,6 miliar, ada juga denda sebesar Rp13 miliar.

“Cukup tinggi. Bisa dilihat dari masyarakat yang datang ke samsat setiap hari. Untuk total keseluruhannya Rp576,1 miliar,” jelasnya.

Mengenai penyesuaian pajak kendaraan bermotor, dikelompokkan berdasarkan tahun pembuatan dan persentasenya. Khusus tahun 2015 sampai 2019, tak dilakukan penyesuaian karena tahun pembuatannya termasuk baru. Untuk tahun 2012 sampai 2014, pemerintah melalui BP2RD Kepri memberikan potongan atau keringanan pajak yakni sebesar 10 persen.

Sementara kendaraan untuk tahun 2008 sampai 2011, pemerintah memberikan keringanan sebesar 20 persen. Begitu juga kendaraan untuk tahun 2004 sampai 2007 pemerintah memberi keringanan pajak sebesar 30 persen. Sedangkan kendaraan untuk tahun 2000 sampai 2003 pemerintah memberikan keringanan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar 40 persen.

“Untuk kendaraan tahun 1999 ke bawah, pemerintah memberikan kompensasi paling tinggi yakni potongan sebesar 50 persen. Karena memang mobil-mobil lama, banyak kendaraan yang tak dibayar pajaknya karena memang nilai penyesuaiannya sampai sekarang belum ada,” katanya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com