SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Penghobi Bonsai Pamerkan 120 Koleksi

  • Reporter:
  • Senin, 16 Juli 2018 | 15:41
  • Dibaca : 204 kali
Penghobi Bonsai Pamerkan 120 Koleksi
Komunitas bonsai menghadirkan pameran koleksi mereka di parkiran Kepri Mal, Batam Centre, mulai Minggu (15/7) hingga 22 Juli 2018. /agung dedi lazuardi

BATAMKOTA – Penghobi bonsai dari Batam, Tanjungpinang dan Karimun menghadirkan galeri tanaman kerdil itu di parkirakan Kepri Mal, Batam Centre. Selain menikmati bonsai, pengunjung juga disuguhkan gerai-gerai tanaman hias.

“Ada 120 bonsai yang dikumpulkan penghobi untuk dipamerkan,” ujar Ketua Panitia Acui di sela-sela pameran di Kepri Mal, kemarin.

Pameran bonsai ini digelar selama sepekan sejak Minggu (15/7/2018) hingga 22 Juli 2018. Pameran dibuka mulai dari pukul 08.00 hingga 21.00 setiap harinya.

Komunitas bonsai menggelar pameran dengan harapan animo masyarakat pemilik bonsai bersemangat kembali memamerkan koleksinya dan tidak cuma dipajang di rumah. Selain itu, membesarkan komunitas lewat berkenalan dengan penghobi baru.

“Mulai dari penghobi lama dan baru ikut berpartisipasi. Pameran ini mendapat apresiasi,” sambung Acui.

Tak cuma bonsai, terdapat juga enam gerai atau stand bazar yang membawa tanaman hias meski tidak sebanyak bonsai.

Pembina Penggemar Bonsai Batam Azhar Sidik menyambut baik kegiatan pameran bonsai. Selama ini para pecinta bonsai tak memiliki wadah untuk menampilkan koleksinya.

“Klub itu banyak, namun jalannya masih masing-masing jadi belum ada wadah. Dengan kegiatan ini, semua pecinta bonsai bermunculan,” kata dia.

Azhar menjelaskan membuat sebuah bonsai waktu yang dbutuhkan bisa mencapai dua atau tiga tahun. Itupun tergantung dari ketekunan si pembuat bonsai. Jika malas merawat bahkan bisa sampai 10 tahun.

“Perawatannya harus ekstra. Makanya harga bonsai bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran,” ujar dia.

Azhar melanjutkan untuk mendapatkan pohon yang akan dibonsai, pecinta bonsai bisa membeli beberapa pohon khusus seperti Anting Putri, Santinggi, Mustam, Jeruk Tingkit dan Pohon Asam yang harganya mulai ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah tergantung jenisnya.

“Banyak juga para penggemar yang memburu langsung pohon-pohon tersebut di alam. Di Kepri banyak jenis pohon yang tersebar di pinggiran laut seperti Loansu, Santinggi, Rukam dan Melati laut,” kata dia.

Salah satu penghobi bonsai asal Tanjungpinang Gufran mengatakan pameran menjadi penyalur hobi dan mengedukasi masyarakat tentang bonsai. Dari Tanjungpinang, mereka membawa 14 koleksi bonsai.
“Tiga bulan lalu juga kami mengadakan di Tanjungpinang dan teman-teman Batam juga ikut. Jadi memang kegiatan ini salah satu sarana kami saling berbagi ilmu merawat bonsai,” kata dia. agung dedi lazuardi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com