SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pengojek Konvensional Datangi Kantor GoJek

Pengojek Konvensional Datangi Kantor GoJek
Pengojek Datangi Kantor GoJek

BATAM – Pemerintah belum mengakui kendaraan roda dua sebagai moda transportasi atau angkutan umum, sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sehingga permasalahan yang terjadi antara ojek pangkalan dan online di Kota Batam harus diselesaikan melalui musyawarah.

“Namun sudah lebih dari lima kali perundingan, belum juga ada kesepakatan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Yusfa Hendri, Selasa (25/7).

Yusfa mengaku masih mencatat semua keinginan semua pihak, baik dari ojek online, pangkalan, dan Organisasi Angkutan Darat (Organda). Pihaknya mengajak semua pihak untuk tidak mengedepankan ego masing-masing. Sejauh ini, pemerintah daerah terus memfasilitasi agar mediasi dilakukan dan menemukan kesepakatan.

“Perlu dibuat aturan bersama. Untuk itu mari bermusyawarah,” katanya.

Yusfa menilai aturan bersama ini sebagai solusi untuk membagi wilayah operasional ojek pangkalan dan online. Misalnya, ojek online tak boleh mengambil penumpang di wilayah ojek pangkalan.

Selain itu, juga perlu diatur mengenai kesepakatan harga dan kuota atau kebutuhan ojek, menyesuaikan dengan luas wilayah Batam. Dengan begitu, semua pihak bisa sama-sama mencari nafkah melalui ojek. Untuk itu semua pihak harus mau menyelesaikan masalah ini secara win-win solution.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com