SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Pengukuran Kampung Tua Selesai

  • Reporter:
  • Senin, 30 September 2019 | 10:59
  • Dibaca : 121 kali
Pengukuran Kampung Tua Selesai
ilustrasi

BATAMKOTA – Tim Penyelesaian Kampung Tua Batam telah menyelesaikan pengukuran seluruh kampung tua, sebagai syarat keluarnya legalitas kampung tua. Hasil pengukuran ini tinggal disepakati oleh masyarakat, Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB) dan Tim Penyelesaian Legalitas Kampung Tua.

Kepala Dinas Pertanahan Batam Aspawi mengatakan, proses legalitas Kampung Tua di Batam hingga kini masih bergulir. Tim Penyelesaian Legalitas Kampung Tua Batam telah merampungkan pengukuran, hasil pengukuran tinggal disepakati bersama antara pihak terkait.

“Pengukuran oleh tim sudah siap, tapi penetapan luasannya yang belum diparipurnakan atau belum final,” ujarnya, Minggu (29/9).

Masyarakat, Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB) dan Tim Penyelesaian Legalitas Kampung Tua Batam akan menetapkan hasil pengukuran tersebut sebagai bentuk kesepakatan bersama. “Ini yang belum tuntas, mungkin dalam minggu ini dilakukan. Coba tanya ketuanya Pak Yusfa,” kata Aspawi.

Ketua RKWB Batam Machmur Ismail menyebutkan, legalitas kampung tua hampir selesai. “Menyangkut data luas kampung tinggal tanda tangan saja, drafnya sudah ada dan kami sudah bersepakat,” katanya.

Pihaknya dijanjikan bahwa tahun ini akan ada Sertifikat Hak Milik (SHM) yang keluar. “Keputusan awal yang akan dikeluarkan 10 ribu SHM,” ujarnya.

Sementara itu, ia berharap keputusan Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang ditunjuk sebagai ex officio Kepala BP Batam, diharapkan dapat memberikan dampak agar persoalan legalitas Kampung Tua cepat selesai. “Kami sangat berharap dengan ex officio ini, kami pikir legalitas kampung tua akan lebih cepat selesai,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Tim Legalitas Kampung Tua Yusfa Hendri mengatakan, Pemko Batam bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam masih terus menyiapkan legalitas kampung tua. Ada beberapa hal yang harus diselesaikan sebelum nantinya pemerintah memberikan sertifikat hak milik (SHM) kepada masyarakat kampung tua.

“Masih proses, tim masih terus melakukan pembahasan terkait kampung tua ini,” kataYusfa.

Semua persoalan yang ada saat ini ataupun potensi masalah yang mungkin terjadi harus diselesaiakan terlebih dahulu, sebelum nantinya Wali Kota Batam mengeluarkan surat keputusan rekomendasi. Dan untuk menyelesaikan itu dinilai membutuhkan waktu, tapi ditegaskannya bahwa Pemko Batam terus menggesa terkait kampung tua tersebut. Masyarakat diharapkan dapat membantu pekerjaan tim verifikasi di lapangan, sehingga pemberian legalitas bisa segera diberikan pemerintah. iwan sahputra

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com