SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Penuh Drama

  • Reporter:
  • Rabu, 11 April 2018 | 16:39
  • Dibaca : 111 kali
Penuh Drama

SANTIAGO DEL ESTERO – Hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez kembali memanas. Itu terjadi setelah keduanya terlibat kontak fisik saat balapan di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo dini hari kemarin.

Rossi mengaku mengutarakan kekecewaannya kepada Marquez karena membuatnya terjatuh yang sekaligus merusak harapannya untuk menjuarai GP Argentina. Sebab, akibat insiden itu, The Doctor yang sempat masuk peringkat keenam malah berakhir di posisi ke-19. Bahkan, Rossi menilai apa yang dilakukan Marquez merupakan catatan buruk untuk industri MotoGP. “Ini adalah situasi yang sangat buruk karena dia (Marquez) telah menghancurkan olahraga kami. Karena dia tidak memiliki respek kepada para rivalnya, tak pernah memikirkannya,” kata Rossi, dilansir Crash . “Ketika Anda melaju 300 kilometer per jam di lintasan balap, Anda tetap harus menghormati rival Anda, dan harus kuat, memberikan yang terbaik. Tapi jika seperti ini, ya sudah lah,” ujar rider berusia 39 tahun itu. Rossi meyakini apa yang dila kukan Marquez murni karena faktor kesengajaan.

Dia menyebut Marquez hanya memi kirkan dirinya sendiri dan tidak pe duli dengan keselamatan lawan yang menghalanginya saat balapan. Itu dialaminya sendiri ketika coba mempertahankan posisi keenam. “Jika kontak dengan salah satu rider itu bisa saja terjadi dan itu wajar. Anda berseng – golan saat balapan, itu hal wajar. Tapi, sejak Jumat (6/4) dia sudah melanggar (Andrea) Dovizioso, (Maverick) Vinales, dia juga melakukan kepada saya pada Sabtu pagi. Sekarang (pada balapan) dia menyenggol empat rider . Dia melakukannya dengan sengaja,” tutur Rossi. Indikasi Marquez bakal tam pil buruk sebenarnya su – dah terlihat sebelum balapan berlangsung. Rider asal Spanyol itu mengalami gangguan mesin jelang start, di mana motornya mati.

Marquez sempat berusa – ha mengatasinya dengan coba mendorong motor, bahkan sam pai melawan arah. Marquez akhirnya terkena penalti ride through atas kejadian itu. Ketika balapan berlangsung dia diminta masuk pit stop . Padahal, saat itu dia sudah berada di posisi terdepan setelah melewati Jack Milner. Akibat hukuman itu, Marquez harus rela melorot ke posisi 19. Namun, lewat perjuangan keras, dia akhirnya mampu finis di urutan kelima. Sayangnya, Marquez kembali mendapat sanksi untuk ketiga kalinya setelah race director menginvestigasi hasil balapan.

Dia lalu dikenai penalti 30 detik. Itu terjadi lantaran menyenggol Aleix Espargaro dan Rossi yang di nilai merugikan dan membahayakan pembalap lain. Alhasil, Mar quez akhirnya dianggap finis di posisi ke-18. “Saya mencoba 100% untuk menghindari kontak dan saya meminta maaf (dengan gestur mengangkat tangan). Dengan Rossi, saya tidak merasa mela – ku kan hal gila. Saya berada di tikungan itu dan harus memahami kondisi trek. Tentu garis balap di sana kering,” ujar Marquez. “Tapi, saya malah melaju di atas bagian yang basah, ban depan terkunci, melepas rem. Saya memang mengalami kontak dengannya, saya coba menoleh. Dan, saat saya lihat dia terjatuh, saya coba meminta maaf,” katanya.

Hal lain yang menarik perhatian saat balapan adalah ber – dirinya Cal Crutchlow di podi – um pertama. Walau bukan pole seater , rider asal Inggris Raya itu menjuarai GP Argentina se – telah menyentuh garis finis catat an waktu 40 menit 36,342 detik. Crutchlow unggul 0,251 de – tik atas jagoan tim Yamaha Tech 3, Johann Zarco, yang menempati posisi kedua. Se – mentara itu, pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins meraih podi – um ketiga. Ironisnya, Milner yang sejatinya mendapat keuntungan lantaran memulai balapan jatuh di depan pembalap lain malah terdampar di urutan keempat. B

erkat kemenangan ini, Crutchlow berhasil naik ke posisi puncak klasemen sementara pembalap dengan 38 angka, atau unggul tiga angka dari pembalap Ducati Andrea Dovizioso yang menempati posisi keenam di GP Argentina. Sementara Marquez yang sebelumnya ada di tempat ketiga terpaksa turun ke urutan lima. Lalu Rossi kini menghuni posisi delapan, di mana sebelumnya di peringkat kelima.

Raikhul amar

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com