SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Penyelundup Manfaatkan Kelengahan Petugas

  • Reporter:
  • Kamis, 6 April 2017 | 12:04
  • Dibaca : 288 kali
Penyelundup Manfaatkan Kelengahan Petugas
Eskpose rokok noncukai oleh Danlantamal. Foto Arrazy Aditya.

BATUAMPAR – Upaya penyelundupan rokok noncukai yang digagalkan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Batam dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan petugas.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI S Irawan mengatakan ada empat orang diamankan dalam kasus ini. Mereka adalah J sebagai tekong, A, R dan D sebagai anak buah kapal (ABK).

Keempat orang ini diamankan di Perairan Tanjungcakang, Senin (3/4) lalu, bersama dengan barang bukti sebuah speedboat dan 10.400 slop rokok noncukai.

“Mereka tertangkap ini sudah melakukan aksi yang keempat kalinya,” kata Irawan di Lanal Batam, Rabu (5/4).

Irawan mengatakan 10.400 slop atau 1,7 juta batang rokok yang mereka bawa ini telah merugikan negara lebih kurang Rp1 miliar. TNI AL akan berkoordinasi dengan Polda Kepri serta Bea dan Cukai (BC) untuk mengusut tuntas kejahatan penyelundupan ini.

“Kami akan menangani izin layarnya, BC terkait kepabeannya dan polisi terkait penyelidikannya,” tegas Irawan.

Menurutnya, rokok noncukai tersebut rencananya akan dibawa ke Pulau Kijang, Tembilahan, Riau. Mereka sigap dan memanfaatkan kelengahan petugas. “Makanya mereka beraksi selalu tengah malam dan yang paling penting tempatnya berbeda-beda tidak sama,” ungkapnya.

Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak mengapresiasi kinerja TNI AL yang menggagalkan upaya penyelundupan ini. “Kami harapkan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

Jumaga mengatakan DPRD Provinsi Kepri akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk meminimalisir upaya penyelundupan rokok noncukai ke luar Batam.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com